Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ditolak Warga, Keluarga Terduga Teroris Batal Bawa Karno ke Purbalingga dan Dikubur di Surabaya

Karno, satu terduga teroris Tuban tidak jadi di bawa pulang ke Jawa Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fatkul Alamy
Editor: Sugiyarto
zoom-in Ditolak Warga, Keluarga Terduga Teroris Batal Bawa Karno ke Purbalingga dan Dikubur di Surabaya
capture
Darah Teroris Masih Tercecer di Tanah, Warga Penasaran Ingin Melihat 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Karno, satu terduga teroris Tuban tidak jadi di bawa pulang ke Jawa Tengah.

Ia yang berasal dari Purbalingga (bukan Semarang) ternyata di makamkan di Surabaya, Selasa (11/4/2017).

Karno ternyata dimakamkan di TPU Putat Gede Surabaya pada Selasa (11/4/2017) sore.

Karno yang diambil kluarganya di ruang DVI RS Bhayangkara Polda Jatim, awalnya hendak di bawa pulang ke Jateng.

Namun, di kampung asalnya mendapat penolakan dari warga dan akhirnya dimakamkan di Surabaya.

Salah satu warga dan petugas TPU Putat Gede yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan, jika ada jenazah atas nama Karno yang baru dimakamkan.

"Benar dimakamkan di sini (TPU Putat Gede) tadi. Jenazah itu katanya dikurim dari rumah sakit polisi," sebut seorang pria itu di dekat TPU Putat Gede, Selasa (11/4/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam pemakaman Karno, kata warga Putat Gede itu tidak banyak yang mengikuti prosesi pemakaman. Jalanan pemakaman juga berjalan cepat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mengera mengakui, memang Karno tidak jadi di bawa ke kampung halamannya (Purbalingga).

"Karena terjadi sesuatu di kampung halamannya. Sehingga sebab itulah dimakamkan di luar Jateng," kata Barung.

Saat ditanya apakah Karno ditolak warga aslinya, Barung tidak memberi jawaban secara pasti.

"Kabarnya ada masalah dari warga asalnya. Itu saja yang saya dengar," pungkas Barung. Fat

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas