Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Sekelompok Pemuda Geruduk kantor DPD HTI

Ketua PC PMII Kota Bandung, Ibnu Mahbub, menilai, HTI merupakan organisasi transnasional yang menggemboer-gemborkan sistem khilafah

zoom-in Sekelompok Pemuda Geruduk kantor DPD HTI
Tribun Jabar/Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Sekelompok pemuda menggeruduk kantor DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu (12/4/2017) siang. Belakangan diketahui, sekelompok pemuda itu berasal dari GP Ansor, Banser NU, dan PMII 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sekelompok pemuda menggeruduk kantor DPD Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu (12/4/2017) siang. Belakangan diketahui, sekelompok pemuda itu berasal dari GP Ansor, Banser NU, dan PMII.

Pantauan Tribun, kedatangan mereka tak sampai berbuntut kericuhan.

Mereka terlihat dikawal aparat kepolisian yang sudah siaga di kantor DPD Hizbut Tahrir.

Baca: Ketum PBNU Said Aqil Siradj: NU Sama Sekali Tidak di Bawah FUI, NU Bukan Anteknya FUI!

Kedatangan mereka itu untuk menolak rencana kegiatan HTI bertajuk Masirah Panji Rasulullah di Monumen Perjuangan (Monju), Sabtu (15/4/2017).

"Kegiatan mereka ini menyebarkan ideologi impor. Sementara mereka tidak berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Mereka baru kemarin datang, di tempat lahirnya saja, yaitu Suriah, mereka ditolak," kata Ketua GP Ansor Kota Bandung, AA Abdul Rojak di depan kantor HTI.

Rekomendasi Untuk Anda

Rojak menegaskan, pihaknya bukan menentang ajaran HTI soal agama Islam. Namun, pihaknya menolak ideologi yang ditawarkan HTI, yaitu khilafah.

"Itu sama saja pemberontakan, dan bagi kami pemberontakan, kami akan melawan apapun resikonya," ujar Rojak.

Ketua PC PMII Kota Bandung, Ibnu Mahbub, menilai, HTI merupakan organisasi transnasional yang menggemboer-gemborkan sistem khilafah.

Artinya, kata dia, kegiatan Sabtu nanti itu sejatinya proses konsolidasi untuk mempengaruhi masyarakat untuk bergabung mendirikan negara Islam.

"Maka dari itu kami tergerak, untuk menolak agar HTI tidak berkembang dan hidup di negara ini," kata Ibnu.

Ibnu pun menyebut, konsep khilafah bertentangan dengan ideologi Pancasila dan meminta pemerintah untuk membubarkan HTI sekaligus tak mengizinkan acara yang digelar Sabtu nanti.

"Kalau paitnya terjadi kami siap bubarkan paksa," ujar Ibnu. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas