Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pembunuhan Sadis di Medan

Tersangka Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Medan Ternyata Masih Saudara Sepupu

"Karena pelaku sudah tidak berada di tempat saat akan dilakukan penangkapan, maka kami resmi mengeluarkan DPO untuk Andi Lala," ujarnya.

Tersangka Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Medan Ternyata Masih Saudara Sepupu
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Polda Sumatera Utara menetapkan Andi Matalata alias Andi Lala (34), Selasa (11/4/2017) sore, sebagai tersangka pembunuhan Riyanto dan anggota keluarganya. Warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang, itu masuk dalam daftar pencarian orang. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara resmi menetapkan Andi Matalata alias Andi Lala (34) warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang sebagai tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Medan Deli, Sumatera Utara.

Andi Lala ditetapkan menjadi tersangka setelah tim gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Selanjutnya, tim melakukan pengejaran ke rumah pelaku, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Akhirnya polisi menetapkan Andi Lala sebagai buronan alias masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Agus Andrianto menyebutkan di rumah pelaku Jalan Pembangunan II, Lubuk Pakam terdapat sejumlah barang bukti milik korban yang tersimpan di dalam sebuah lemari. Termasuk sepeda motor Honda Vario BK 6308 AEL milik korban.

"Jadi AL ditetapkan sebagai pelaku setelah warga melihat sebuah mobil Xenia hitam BK 1011 HJ terparkir di sekitar rumah korban pada saat kejadian. Kemudian dicari informasi di bagian lalu lintas ternyata kendaraan itu merupakan mobil rental. Setelah diselidiki mobil disewa oleh pelaku saat kejadian," kata Agus di depan gedung Direktoral Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara kemarin.

Lebih lanjut Agus menjelaskan dari semua keterangan saksi dan temuan barang bukti di sebuah rumah di Lubukpakam maka jelas pelaku pembunuhan adalah Andi Lala.

"Karena pelaku sudah tidak berada di tempat saat akan dilakukan penangkapan, maka kami resmi mengeluarkan DPO untuk Andi Lala," ujarnya.

Untuk itu, Polda Sumatera Utara mengimbau kepada pelaku Andi Lala untuk segera menyerahkan diri, sebab foto pelaku akan disebar ke seluruh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia untuk dipajang di semua fasilitas umum. Menurut Wakapolda, pembunuhan tersebut disinyalir tidak dilakukan seorang diri, melainkan ada orang lain yang turut membantu.

"Kalau dilihat, pembunuhan tersebut dilakukan lebih dari satu orang," tuturnya.

Seperti diketahui, lima dari enam penghuni rumah di Jalan Mangaan, Gang Benteng, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, yakni Rianto (40) Yanti (38) Naya (14), Gilang Laksono (9) dan Marni (60), ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di rumahnya.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas