Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Siapa Sangka Lelaki Taat Beribadah Ini Tega Membunuh

Pengakuan tersebut disampaikan Sudaryono yang merupakan pemilik usaha perabot Tempat tersangka bekerja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Siapa Sangka Lelaki Taat Beribadah Ini Tega Membunuh
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Tersangka HS alias Iwan mempergakan kembali pembunuhan yang dilakukannya pada suami istri di Jalan Sail pada tanggal 23 Maret 2017 lalu. Tersangka menikam korban dilatarbelakangi sakit hati. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - HS alias Iwan tersangka pembunuhan ini dikenal pendiam dan taat beribadah.

Pengakuan tersebut disampaikan Sudaryono yang merupakan pemilik usaha perabot Tempat tersangka bekerja.

Sudaryono sendiri sempat berpas-pasan dengan tersangka sesaat setelah melakukan penikaman pada pasangan suami istri, Salam Sugito dan Kaminah.

Dengan pisau yang masih ditangannya, tersangka berlalu begitu saja dihadapan Sudaryono kemudian menuju kamarnya yang berada di bagian belakang usaha perabot.

"Saya tahunya tersangka itu pendiam. Taat beribadah. Kalau sholat sampai satu jam," ungkap sudaryono ditemui di lokasi rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan tersangka di Jalan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Senin (17/4/2017).

"Kalau bekerja yang fokus. Tiba waktu sholat tersangka langsung meninggalkan pekerjaan," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tersangka bekerja di usaha perabot tersebut lebih kurang dua mingguan. Menurut Sudaryono, tidak ada gelagat yang mencurigakan dari tersangka.

"Dia (tersangka) memang ikut salah satu pengajian. Selama ini memang tertutup. Pendiam dan tidak banyak tingkah," ujarnya lagi.

Siapa sangka dibalik sikap dinginnya itu, HS alias Iwan nekat melakukan penikaman pada suami istri yang memiliki toko harian yang berdampingan dengan usaha perabot tempat tersangka bekerja.

Sakit hati menjadi pemicu tersangka berbuat nekat. Peristiwa yang terjadi 23 Maret 2017 pagi itu mengakibatkan Salam Sugito tewas dengan luka tusuk dibagian dada kiri dan kanan.

Sedangkan istrinya Kaminah kritis dengan luka tusuk dibagian dada kanan.

Tiga jam setelah peristiwa, polisi berhasil meringkus tersangka di wilayah Tampan, Pekanbaru. Tersangka diamankan dalam masa pelariannya ke Sumatera Barat. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas