Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gadis Berusia 14 Tahun Digilir Tujuh Remaja di Karangasem

Korban juga mengaku disetubuhi sebanyak 2 kali secara bergiliran oleh pelaku di indekos tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Gadis Berusia 14 Tahun Digilir Tujuh Remaja di Karangasem
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali Saiful Rohim

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Tujuh pelaku pelecehan seksual di bawah umur menunduk dan sedih saat ditemui di Mapolres Karangasem, Senin (17/4/2017) pukul 14.30 wita.

Wajah memerah serta terus menatap lantai.

Saat diwawancarai pelaku hanya diam, dan tidak berkomentar apapun.

Tujuh orang pelaku yakni, I Gede S (21) asal Desa Sibetan, Agus Putu W (23) asli Desa Ababi, I Putu BA (17) asal  Desa  Bugbug, dan  Kadek  Agus M (20) warga Desa Bugbug, Dani RP (19) asli Bungaya Kangin , Ana I (17) warga Bungaya Kangin, serta  Jam’ul K (20)  asli dari Bungaya Kangin.

Kasatreskrim Polres Karangasem, AKP Decky Hendra mengatakan, tujuh orang ini ditangkap sekitar Jalan Nenas Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Babandem.

Mereka menyetubuhi YNF (14), anak dibawah umur asal Kelurahan Subagan/Kecamatan Karangasem  secara bergiliran  di sebuah kamar indekos.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kejadian di kosan sekitar Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Subagan, Kecamatan/Kabupaten Karangasem secara bergiliran. Kejadiannya hari Kamis (6/4/2017) sekitar pukul 23.00 wita. Pelaku  diamankan  tadi,”katanya.

Decky yang baru berapa bulan menjabat Kasatreskrim Karangasem ini mengaku, penangkapan bermula dari laporan ayah korban HB (60).

Sang bapak mengaku tak terima serta keberatan dengan perlakukan pelaku ke anaknya yang disetubuhi  secara  bergiliran oleh para pelaku.

Sebelum disetubuhi korban meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya, Kamis (6/4/2017) sekitar pukul 21.00 wita.

Senin (10/4/2017) korban yang sering keluar malam hari dicari saudaranya tapi tak ditemukan.

Korban pun baru ditemukan hari Kamis (13/4/2017) pukul 11.00 wita oleh kakaknya di indekos yang juga tempat korban digilir para pelaku.

Sampai dirumah korban sempat istirahat.

Karena merasa sakit pada kemaluan, korban bercerita kepada bapaknya jika dirinya ditelanjangi lelaki tidak dikenal disebuah indekos.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas