Kurir 256 Paket Ganja Aceh Tujuan Jakarta Diupah Rp 2 Juta
Penyidik Polresta Bandar Lampung menetapkan dua kurir 256 paket ganja Aceh menggunakan mobil boks sebagai tersangka.
Penulis: Wakos Reza Gautama
Editor: Y Gustaman

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama
TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Penyidik Polresta Bandar Lampung menetapkan dua kurir 256 paket ganja Aceh menggunakan mobil boks sebagai tersangka.
Keduanya diamankan petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Panjang karena curiga dengan mobil boks yang mereka bawa. Hanya Musladi yang tertangkap, sementara Rizan masih kabur pada Minggu (23/4/2017).
Musladi mengaku tidak tahu muatan mobil boks yang ditumpanginya berisi 256 paket ganja. Ia berdalih sebagai kernet mobil tersebut.
“Saya diajak Rizan untuk jadi kernet,” aku Musladi kepada wartawan usai diamankan ke Polresta Bandar Lampung pada Selasa (25/4/2017).
Menurut dia, Rizan memberitahu bahwa isinya adalah beras. Rizan mengiming-imingi upah sebesar Rp 2 juta jika berhasil mengantarkan paket-paket ganja tersebut ke Jakarta. Musladi pun menyanggupi menemani Rizan.
Musladi baru tahu barang tersebut berisi ganja saat dalam perjalanan. Musladi mengatakan, baru pertama kalinya mengantar ganja ke Jakarta.
“Saya baru pertama kali ini lewat Pelabuhan Panjang. Biasanya lewat Pelabuhan Bakauheni,” Musladi menambahkan.