Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suparman Cekik Dokter Nanik hingga Tewas Setelah Kepergok Mengacak-acak Kamarnya

Berdasarkan keterangan seorang pelaku yang sudah ditangkap (Supardi), polisi menyimpulkan pembunuhan Nanik diduga bermotif perampokan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Suparman Cekik Dokter Nanik hingga Tewas Setelah Kepergok Mengacak-acak Kamarnya
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Supardi yang terlibat dalam pembunuhan dan perampokan di rumah Dokter Nanik. TKP pembunuhan di Kota Semarang, mayat dibuang di Banjarnegara. TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji terus menelusuri motif pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap dr Nanik Trimulyani Arifin (72), dosen tidak tetap Universitas Diponegoro Semarang.

Berdasarkan keterangan seorang pelaku yang sudah ditangkap (Supardi), polisi menyimpulkan pembunuhan Nanik diduga bermotif perampokan.

"Motifnya memang (diduga) perampokan," kata Abiyoso, saat dikonfirmasi, Minggu (30/4/2017).

Perampokan disertai pembunuhan itu terjadi Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dokter Nanik baru saja tiba di rumah indekos miliknya di Jalan Plampotan Nomor 58 Semarang, memergoki Suparman (22), yang juga anak penghuni kamas kos.

Saat dipergoki, Suparman sedang mengacak-acak kamar korban, mencari barang berharga.

Mengetahui kejadian itu, dr Nanik menghardik dan berusaha melawan Suparman.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun tenaga Suparman lebih kuat. Dokter Nanik dicekik oleh Suparman hingga tewas.

Suparman kemudian meninggalkan jasad Nanik di kamar tersebut.

Di luar, Suparman bertemu Supardi (22) yaitu penjaga indekos milik dr Nanik tersebut.

Supardi diberitahu oleh Suparman bahwa Nanik (pemilik kos) sudah tak bernyawa. Keduanya panik.

Entah bagaimana, dua orang itu kemudian bisa menemukan kunci dan STNK mobil Honda Freed milik korban.

Mereka kemudian tahu bahwa mobil Freed itu terparkir di RS Telogorejo Semarang.

"Mobil ditemukan, lalu mobil dibawa kembali ke rumah. Mayat Nanik dimasukkan ke bagasi belakang. Barang-barang berharga termasuk televisi dan lain-lain milik korban, dimasukkan ke bagian tengah," tambahnya.

Jenazah lalu dibawa menggunakan mobil itu ke Wonosobo.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas