Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Parang Berlumuran Darah Ditemukan Dekat Jasad Penjual Mie Ayam

Petugas kepolisian menemukan sebilah parang berlumur darah saat olah TKP kasus dugaan pembunuhan Fendi Timah (56).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Parang Berlumuran Darah Ditemukan Dekat Jasad Penjual Mie Ayam
TribunJatim/Didik Mashudi
Mayat Fendi Timah yang diduga korban pembunuhan dievakuasi petugas untuk diotopsi di RS Bhayangkara, Kota Kediri, Kamis (4/5/2017). SURYA/DIDIK MASHUDI 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Petugas kepolisian menemukan sebilah parang berlumur darah saat olah TKP kasus dugaan pembunuhan Fendi Timah (56).

Parang ini yang diduga untuk menghabisi korban dengan cara digorok lehernya, Kamis (4/5/2017).

Selain parang, petugas juga mengamankan karpet tempat jenazah korban ditemukan di ruang depan lokasi berjualan bakmi ayam.

Korban dihabisi di ruang makan kios mie ayam.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi menjelaskan, motif pembunuhan saat ini masih dalam penyelidikan petugas.

"Kami masih menunggu hasil autopsi jenazah," jelasnya.

Polisi bakal melakukan olah TKP kedua berikut sejumlah alat bukti.

Rekomendasi Untuk Anda

"Patut diduga korban merupakan korban pembunuhan," jelasnya.

Baca: Sang Istri Kaget Fendi Tewas Bersimbah Darah di Kios Tempatnya Berjualan

Petugas telah menginventarisir saksi-saksi untuk didalami keterangannya.

"Korban mengalami luka di bagian lehernya akibat luka disayat," tambahnya.

Termasuk parang yang diduga dipakai untuk menyanyat leher korban telah ditemukan di meja dekat korban tergeletak bersimbah darah.

"Sudah ada 4 orang yang telah kami mintai keterangan awal. Nanti ada saksi lagi yang diperiksa," jelasnya.

Kapolres berharap kasus dugaan pembunuhan ini segera terungkap motif dan pelakunya.

"Mudah-mudahan kasusnya segera terungkap," harapnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas