Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AMR Bersedia Masuk Kubur Asal Dimaafkan Keluarga Korban Pembunuhan

AMR bersedia masuk kuburan asal dimaafkan oleh keluarga korban pembunuhan, Kresna Wahyu Nurachmad, teman pelaku di SMA Taruna Nusantara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in AMR Bersedia Masuk Kubur Asal Dimaafkan Keluarga Korban Pembunuhan
capture youtube
Duka masih menyelimuti keluarga korban pembunuhan Kresna Wahyu Nurachmad yang tewas secara tragis di asrama SMA Taruna Nusantara. 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Terdakwa kasus pembunuhan di SMA Taruna Nusantara, AMR (16), menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga korban.

AMR bersedia masuk kuburan asal dimaafkan. Keinginannya itu diungkap pamannya, Iskandar Pasajo, seusai vonis di Pengadilan Negeri Mungkid, Kabupaten Magelang, Jumat (5/5/2017).

Iskandar memastikan AMR sangat menyesali perbuatannya dan rela melakukan apapun untuk menebus kesalahannya.

"Bahkan yang (membuat) saya sedih, AMR sampai bilang, 'kalau pun disuruh masuk kuburan saya bersedia, yang penting dimaafkan'," ungkap Iskandar.

AMR maupun keluarganya ingin meminta maaf kepada keluarga korban, Kresna Wahyu Nurachmad (15). Namun, keluarga AMR belum bisa bertemu keluarga Kresna.

Iskandar mengaku, keluarga terdakwa sudah berusaha menghubungi keluarga korban dengan berbagai cara, mulai dari surat, telepon hingga meminta bantuan teman-teman orangtua korban tapi belum berhasil.

"Kami baru bertemu kakek korban. Beliau sangat sejuk, ikhlas, baik sekali, tapi kami belum bisa bertemu dengan orangtua korban. Kami memahami jika mereka masih terpukul dengan peristiwa ini," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Keluarga AMR sangat ingin bertemu keluarga Kresna untuk meminta maaf atas perbuatan AMR yang telah mengakibatkan duka sangat mendalam bagi keluarga.

"Kami ingin memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban, pihak sekolah, pihak-pihak yang merasa prihatin terkait dengan kasus ini," kata Iskandar.

Iskandar menjelaskan, ayah AMR dan ayah Kresna sama-sama berlatar belakang militer. Bahkan, mereka bersahabat. Mereka bersahabat sejak menimba ilmu di Akademi Militer (Akmil).

Apalagi, ayah AMR dan ayah Kresna merupakan kawan satu angkatan. Persahabatan itu berlanjut hingga mereka berkarier di militer.

Iskandar berusaha memahami jika keluarga Kresna belum bersedia bertemu.

"Tapi, ya yang namanya manusia, pasti ada 'rasa', tidak mudah untuk dilupakan. Kami pihak pelaku berusaha minta maaf sebesar-besarnya, sampai kapanpun," katanya.

Terkait hasil sidang yang menjatuhkan vonis 9 tahun penjara bagi AMR, pihak keluarga menerimanya dengan lapang dada.

Iskandar juga menyampaikan terima kasih kepada kepolisian hingga majelis hakim yang telah memperlakukan terdakwa sangat baik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas