Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Calon Pengantin Perempuan Ini Meninggal Dua Jam Sebelum Akad Nikah

Elsa Putri Julita (20) meninggal dunia dua jam menjelang akad nikah dengan Darmadi, Sabtu (6/5/2017).Rencana keluarga besar menggelar resepsi pernikah

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Calon Pengantin Perempuan Ini Meninggal Dua Jam Sebelum Akad Nikah
SRIPO
Darmadi, calon pengantin pria yang memeluk calon mertuanya di rumah duka di Jalan Sako Pancasila RT 05 RW 02 Kelurahan Sako Baru Kecamatan Sako Palembang, Senin (8/5/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Elsa Putri Julita (20) meninggal dunia dua jam menjelang akad nikah dengan Darmadi, Sabtu (6/5/2017).

Rencana keluarga besar menggelar resepsi pernikahan pun pudar.

Padahal, tenda dan panggung untuk resepsi pernikahan sudah terpasang di halaman rumah di Jalan Sako Pancasila RT 05 RW 02 Kelurahan Sako Baru, Kecamatan Sako Palembang.

Minggu (7/5/2017) yang direncanakan sebagai hari resepsi pernikahan mereka pun menjadi hari pemakaman Elsa.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Kramat Jong pada Minggu pagi.

Dwi Syahrial, bapak dari almarhumah Elsa, mengatakan, Elsa merasa nyeri dan sesak pada dadanya dua jam jelang akad nikah.

Namun kondisinya tetap sadar dan bisa duduk serta berdiri.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat merasakan sesak, Elsa sempat berpindah-pindah kamar di dalam rumah.

Lantaran terus sakit sesak dan tak mampu menahan rasa nyeri, Elsa pun akhirnya dibawa ke rumah sakit.

"Waktu itu pukul 12.00 Elsa merasa sakit sesak, tapi tidak pingsan. Pukul 14.00 itu mau akad nikah," ungkapnya.

"Karena Elsa terus merasa sesak, kami bawa ke Rumah Sakit Cabang Charitas di Lebong Gajah. Sewaktu dalam perjalanan, Elsa ngomong, 'Pak, sakit nyeri' sambil memegang dadanya," ujar Dwi.

Masih ingat betul dalam benak Dwi dan Yulina, ibunya, saat menuju perjalanan mengantarkan Elsa ke rumah sakit.

Elsa sempat berpamitan kepada kedua orangtuanya.

"Pak, Bu, aku dak bakalan lamo lagi. Itulah kata-kata yang diucapkan Elsa. Tapi ibunya bilang bertahan saja nak, kita berobat," ungkap Dwi.

"Kami sudah pasrah dan waktu itu jam satu lewat, saya merasa Elsa sudah tidak bernyawa lagi saat masuk ke UGD," tambah Dwi menahan tangis.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas