Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Disnakertrans Dituding Mandul Tak Gubris Laporan Buruh

Banyak laporan yang masuk, tapi sampai saat ini tidak diselesaikan Disnakertrans Pemprov Sumut

Disnakertrans Dituding Mandul Tak Gubris Laporan Buruh
Tribun Medan/ Array A Argus
Kelompok buruh dari FSPMI minta Pemprov Sumut tuntaskan masalah buruh di Sumatera Utara. Banyak kasus dilaporkan ke Disnakertrans, tapi tak tuntas, Selasa (9/5/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kelompok buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara menuding Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mandul.

Pasalnya, banyak laporan yang masuk, tapi sampai saat ini tidak diselesaikan Disnakertrans Pemprov Sumut.

"Ada sekitar delapan laporan yang masuk sejak 2013 lalu. Sampai 2017 ini, satupun kasus perburuhan tidak selesai," ungkap Sekretaris FSPMI Sumut, Tony Richson Silalahi saat menggelar aksi di depan kantor Gubernur Sumut Jl Diponegoro Medan, Selasa (9/5/2017).

Kasus pertama, kata Toni, di PT Green Furniture Patumbak. Pada 2013 lalu, puluhan pekerja dipecat tanpa diberikan pesangon.

Belakangan, pengusaha asal Malaysia yang mengelola perusahaan itu kabur ke negaranya.

"Kemudian kasus di Yayasan Akademi Keperawatan Darmo Medan. Sejak Maret 2015 lalu, empat orang dosen dipecat, namun hak-haknya tidak diberikan," tegas Tony.

Lalu, permasalahan di PT Girvi Mas Tanjung Morawa. Sejak April 2016 lalu, terjadi tindakan pemberangusan serikat dan pemecatan buruh. Sampai sekarang, kasus-kasus tersebut tak kunjung tuntas.

"Banyak masalah lain yang tak tertangani. Kami ingin mempertanyakan keseriusan pemerintah atas tiap masalah yang terjadi. Gubernur juga harusnya tanggap, dan jangan berdiam diri saja," teriak buruh. (Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas