Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kakek Warto Gantung Diri Masih Hidup, Meninggal Pas Dibawa Masuk ke Rumah

Kakek Warto sempat bernapas setelah tali yang dipakainya untuk bunuh diri dilepas, tapi ia meninggal ketika dibawa masuk ke rumah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kakek Warto Gantung Diri Masih Hidup, Meninggal Pas Dibawa Masuk ke Rumah
Dokumentasi Humas Polres Klaten
Warga menemukan seorang kakek gantung diri di Dukuh Buludadi, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Senin (8/5/2017). DOKUMENTASI HUMAS POLRES KLATEN 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Iswidodo

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Warga menemukan seorang kakek gantung diri di Dukuh Buludadi, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Senin (8/5/2017).

Korban tergantung di pohon kelengkeng belakang rumah. Diduga korban frustasi karena penyakitnya tak kunjung sembuh sehingga memilih gantung diri.

"Lalu saya memanggil Tukiyo (59) dan Bayu Wardani (14) untuk membantu menolong korban," kata Sri Rayahu, saksi mata di lokasi.

Korban bernama Wagi Warto Wiyono (70) sempat ditemukan masih bernyawa. Usai dilepaskan dari tali yang menjerat lehernya dan dibawa masuk ke dalam rumah korban meninggal.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Kemalang AKP Danang Eko Purwanto.

Polisi mengamankan tali plastik lima meter, kursi plastik warna biru serta sandal. Usai pemeriksaan bersama petugas puskesmas lidah korban sudah menjulur dan tak adanya tanda-tanda penganiayaan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga depresi akibat penyakit rabun ayam dan gangguan pendengaran,” Danang menambahkan.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas