Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eks Panglima GAM Tewas Ditembak Polisi Saat Membawa 1 Kg Sabu

Kombes Pol Edi Iswanto mengatakan tindakan tegas terukur itu dilakukan karena dua dari tiga pelaku coba melarikan diri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Eks Panglima GAM Tewas Ditembak Polisi Saat Membawa 1 Kg Sabu
Pistol dan foto Panglima GAM (SERAMBI INDONESIA) 

"Begitu petugas mengeledah kendaraan tersangka, maka ditemukan sabu dan selanjutnya dilakukan pengembangan dan hasilnya tertangkap total empat orang pelaku," jelasnya.

Mereka yang tertangka berinisial MSL, AJ, SF dan ZKL. Sedangka bandar yang memesan narkoba ke Malaysia berinisial SS kini masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Komitmen Kapolda
Rencana pergantian Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara dari Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel ke Irjen Pol Paulus Waterpauw tidak akan mengubah kebijakan Polda Sumut dalam memberantas narkoba.

Rycko mengatakan segala kebijakan yang telah ditetapkan di Polda tidak akan berubah. Hanya pemimpinnya saja yang bertukar, sehingga memerangi narkoba tetap menjadi priorotas.

"Yang pindah bukan kapolda, tapi saya Rycko. Jadi komitmen memerangi narkoba tetap berjalan dengan pejabat baru," sebut Rycko usai paparan pengungkap kasus narkoba yang mewaskan dua bandar narkoba asal Aceh di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jalan Wahid Hasyim, Minggu (4/6).

Komitmen itu tetap berjalan, sebab kepolisian ingin melindungi warga, melindungi peradaban dan ingin menjaga generasi bangsa Indonesia dari bahaya laten narkoba.

"Kita (polisi) tidak mau generasi rusak karena narkoba, lemah, bodoh dan tidak bisa melakukan pembangunan di masa datang, jadi kita sebagai generasi saat ini harus serius memerangi narkoba," tegasnya.(cr8)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas