Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penggila Buffon yang Menyerang Polda Sumut Dikenal Siswa Penurut

Ardial Ramadhana, teroris tewas saat menyerang Polda Sumut, Minggu lalu (25/6/2017), dikenal baik di antara teman-temannya selama bersekolah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Penggila Buffon yang Menyerang Polda Sumut Dikenal Siswa Penurut
Tribun Medan/ Array A Argus
Warga Jl Makmur, Dusun V, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Tembung, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara memasang spanduk penolakan kedatangan jenazah terduga teroris Ardial Ramadhana yang rencananya diserahkan pada pihak keluarga, Rabu (28/6/2017) 

Laporan Wartwan Tribun Medan, Royandi Hutasoit

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Ardial Ramadhana, teroris tewas saat menyerang Polda Sumut, Minggu lalu (25/6/2017), dikenal baik di antara teman-temannya di salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Kota Medan.

Ia tercatat sebagai siswa yang masuk pada tahun ajaran 2003/2004 dengan jurusan Teknik Pendingin dan Tata Udara.

Nahot Sihaloho, saat berbincang dengan www.tribun-medan.com, Kamis (29/6/2017), menceritakan Ardial sebagai pelajar yang baik.

Ardial patuh pada peraturan sekolah, berambut selalu pendek dan bajunya rapi.

Selama di sekolah Ardial, menurut Nahot, tidak banyak terlibat dengan organisasi apapun. Begitu teman-teman sekolahnya bandel dan nakal seperti anak-anak kebanyakan Ardial tidak terpengaruh.

"Zaman sekolah dulu kan kami merokok-merokok. Kami cabut-cabut. Kalau si Ardial itu enggak pernah mau ikut. Cuma dia enggak mau mengadu sama guru, dia setia kawanlah," ujar Nahot.

Rekomendasi Untuk Anda

Semasa sekolah Ardial termasuk murid yang susah secara finansial, dan orang yang sering mendapat traktiran kawan-kawannya. 

"Saat sekolah dia itu susah. Kalau ada jalan-jalan selalu enggak bisa ikut karena enggak punya uang. Dia pun jarang punya uang jajan," ia menambahkan.

Semasa sekolah, Ardial adalah kiper yang bagus saat kelasnya bermain bola, mengidolakan Buffon dan pendukung klub Eropa Juventus.

Saat sekolah Nahot mengutarakan bahwa Ardial tinggal bersama neneknya di Jalan Sisingamangaraja.

"Tinggal sama neneknya. Enggak kenal kami siapa orang tua si Ardial itu," ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas