Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

TKW Asal Pasuruan Tersiram Bahan Kimia di Malaysia, Wajah dan Bahunya Melepuh

Wajar, Nasika baru saja mendengar anaknya yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di sebuah perusahaan tekstil di Malaysia sedang sakit keras.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Adi Suhendi
zoom-in TKW Asal Pasuruan Tersiram Bahan Kimia di Malaysia, Wajah dan Bahunya Melepuh
surya/galih lintartika
Nasika dan cucunya memperlihatkan foto Suci, TKW asal Pasuruan yang mengalami kecelakaan kerja, tersiram air keras hingga wajahnya melepuh, Sabtu (22/7/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Nasika, tak kuasa menahan tangis saat ditanya soal nasib anaknya, Suci Sri Kusmiyati warga Dusun Krawan, Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Wajar, Nasika baru saja mendengar anaknya yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di sebuah perusahaan tekstil di Malaysia sedang sakit keras.

Ditemui SURYA.co.id, Sabtu (22/7/2017) siang, mata Nasika berkaca-kaca.

Ia sedang dilanda kesedihan, paska mendapat kabar dari teman kerja anaknya, yakni Ali pada awal minggu ini.

Melalui seluler, Ali mengabarkan Suci, anak Nasika sedang mengalami musibah.

Suci sedang terbaring lemah.

Suci sedang menjalani perawatan intensif di Hospital Tengku Ampuan Rahimah Klang Selangor, Malaysia.

Rekomendasi Untuk Anda

Suci dikabarkan mengalami kecelakaan kerja dan terkena siraman bahan kimia, Minggu (16/7/2017).

"Saya tidak tahu kondisi anak saya seperti apa, katanya mengalami luka akibat terkena bahan kimia, jujur saya merasa sedih setelah mendapatkan kabar itu," kata Nasika, sembari mengusap air matanya.

Nasika bercerita, berdasarkan kabar yang didapatkannya, Suci mengalami luka di wajah dan sebagian bahunya.

Bahkan, wajah Suci dikabarkan melepuh karena terkena siraman bahan kimia.

"Saya kemarin bersyukur Alhamdulillah karena bisa berbicara langsung dengan Suci melalui temannya, Ali. Dalam suara yang saya dengarkan, Suci sangat butuh bantuan, saya tidak tega," paparnya.

Sebagai ibu dan orangtua, Nasika mengaku sangat cemas.

Ia khawatir kondisi anaknya di perantauan.

Ia pun ingin sekali terbang ke Malaysia dan merawat anaknya, hingga sembuh.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas