Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kecelakaan Mobil di Candi Kidal Sarat Keanehan, Netizen Kaitkan dengan Hal Mistis Ini

Pemandangan aneh terlihat di Candi Kidal ketika sebuah mobil Kia Karnival Nopol BE 2844 GH menabrak candi itu.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Kecelakaan Mobil di Candi Kidal Sarat Keanehan, Netizen Kaitkan dengan Hal Mistis Ini
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Proses evakuasi mobil KIA Carnival bernopol BE 2844 GH yang dikemudikan Agus Gunawan (35) di area Candi Kidal Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (25/7/2017). 

Saat mencoba menolong Joko, sebuah kotak hitam yang berada di dalam mobil berbunyi.

Warga pun berhamburan menjauh dari mobil.

Pasalnya, bunyi “tut tut tut” itu dikira bom.

“Ternyata buka bom, itu alarm pengaman. Warga kembali mendekat setelah bunyi alarm berhenti,” lanjut Romlah.

Warga kemudian memecah jendela kaca mobil untuk mengelaurkan Joko.

Saat berhasil dikeluarkan, Joko masih belum sadarkan diri.

Peristiwa itu sempat membuat geger warganet.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka menuntut pengusutan tuntas terkait peristiwa itu.

Salah satunya adalah netizen pengguna Facebook dengan nama Dwi Cahyono yang menuliskan artikel terkait kecelakaan itu.

USUT TUNTAS, CANDI DITABRAK MOBIL !!! 
"TRAGEDI CANDI KIDAL"

Padahal,
Candi Kidal tak sedang nyeberang jalan. 
Posisinya jauh di dalam seberang jalan.
Namun, kok bisa-bisanya ditabrak mobil.
Berarti, yang memotong jalan mobilnya.
Lantas ditabrakkan ke posisi Candi Kidal.
Wah wah wah, konyol tenan.

Apapun itu, tentu ada latar kejadian yang musti diungkap dan hasilnya dipublis sebagai penjelas perkara. Bagaimana bisa, sungguh-sungguh mengherankan, tengah malam (sekitar ukul 24 WIB) tadi, mobil berplat nomor BE 2844 CH nyelonong dari jalan Raya Kidal (arah: utara-selatan). Dengan bantingan setir tajam 90 derajad dan kecepatan minggi mampu menjebol pagar bata (T 1,5 meter) samping utara gerbang situs. Lantas anjlok sedalam sekitar 0,5 meter ke halaman depan situs.

Tidak cukup sampai disitu, mobil melaju meski melewati jalan pedestrian dan deretan tanaman hias. Akhirnya mobil jenis kijang berwarna biru muda itu melompat dan terjun ke halaman utama Candi Kidal. Moncong mobil sempat menabrak sisi depan pipi tangga (balustrade) candi. Padahal, jalan pedestrian antara gapura depan ke halaman utama candi (arah : barat-timur) itu cukup jauh (sekitar 80 meter), menurun bertangga, bahkan di ujungnya ke arah halaman utama (halaman III) terelevasi terjal (sekitar 1,5 m) dan dilengkapi pagar keliling halaman utama candi (T sekitar 60 Cm).

Modus apa dibalik kejadian ini. Perusakan situs, pencurian artefak, ataukah ada hal-hal spesifik dan luar biasa lainnya? Kendaraan hanya berisi seorang, yang sebenarnya berprofesi sebagai tenaga medis profesional warga setempat. Dia lah yang pada tengah malam itu bertindak bagai pengemudi.liar. Tengah dalam kondisi fisis, psikis atau mungkin mitis apa gerangan dia, sehingga mobil yang dikendarainya bepacu liar menerjang terjang situs Candi Kidal. Kini latar kejadiannya masih sedang didalami oleh Aparat Berwewenang (Polisi Polsek Tumpang). Sabar lah menunggu hasil penyelidikan dan klarifikasi dari Penegak Hukum ini.

Sebagai catatan, pada beberapa tahun lampau, pernah terjadi pencurian artefak-artefak di Candi Kidal, termasuk sepasang arca kepala naga di ujung pipi tangga. Untung berhasil ditemukan kembali. Kejadian kali ini belum tentu dengan motif it. Pelakunya tunggal, keadaan sekitar candi -- meski tengah malam -- masih ada beberapa warga yang terjaga dan benturan mobil dengan pagar depan menimbulkan suara keras. Oleh karena itu, motif-motif lainnya musti diusut tuntas, apa latar atau modusnya.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas