Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tujuh Kali Tembakan Polisi Tewaskan Bandar Narkoba

Seorang pelaku yang diduga kuat bandar narkoba jenis sabu-sabu tewas setelah melakukan perlawanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tujuh Kali Tembakan Polisi Tewaskan Bandar Narkoba
Tribun Jatim/Nur Ika Anisa
Obat-obatan terlarang yang digolongkan narkoba. TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA 

Sabu-sabu dipesan pada tersangka JA sebanyak 500 gram. Transaksi dilakukan di wilayah Tambang.

Namun saat transaksi itulah tersangka JA mengetahui adanya personel polisi yang menyamar yang kemudian melakukan penembakan.

Baca: Suami Istri Bunuh Diri, Keponakan Korban: Saya Takut karena Melet, Wajahnya Menatap Saya

Tindakan Tegas
Kapolda memberikan apresiasinya pada Sat Resnarkoba Polres Kampar atas keberhasilan pengungkapan tersebut.

Disatu sisi Kapolda menyebutkan tindakan tegas tersebut harus dilakukan mengingat tersangka bisa membahayakan.

Namun pihaknya juga secara internal akan tetap melakukan penyelidikan apakah ada pelanggaran hukum pada kewenangan (Abuse Of Power).

"Tentu secara internal tetap akan kita lakukan penyelidikan apakah ada unsur Abuse of Power. Namun saya apresiasi ketegasan pada pengungkapan tersebut," kata Kapolda.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolda menilai tersangka sudah membahayakan dengan melakukan perlawanan sampai penembakan.

"Meski yang digunakan air softgun namun itu bisa sangat membahayakan," ujar Kapolda.

Terkait tindakan tegas pada pelaku narkoba, Kapolda mengatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi komitmen Polri pada kejahatan tersebut.

"Saya akan sikat dan tidak akan memilih-milih siapa pelakunya. Tindakan tegas akan dilakukan," ujar Kapolda.

Polisi juga masih melakukan pengembangan dari pengungkapan tersebut.

Satu orang masih diburu karena sempat kabur saat pengungkapan.

Dikatakan Kapolda, kemungkinan tersangka memiliki jaringan dan barang bukti barkoba yang cukup banyak.

"Sebab saat dipesan langsung bisa menyediakannya. Artinya diduga ada stok banyak," kata Kapolda.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas