Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Siapa Sangka, Gadis Pemalu Ini Adalah Dalang Kentrung Kondang

Arum disebut sebagai penerus sang maestro kentrung Tulungagung, Mbah Gimah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Siapa Sangka, Gadis Pemalu Ini Adalah Dalang Kentrung Kondang
Surya/David Yohanes
Arum Nabilanur Widiya (16) tampil kocak dengan kaca mata hitam, saat pentas di peresmian Sanggar Seni Gedhang Godhog (SSGG), Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat. 

Saat itu digelar pertunjukan Kentrung Tiga Generasi di Malang.

Arum didapuk sebagai dalang pembuka, sementara Mbah Gimah menjadi dalang penutup.

Arum juga pernah menjadi pengisi acara di sebuah acara haul seorang kyai di Kediri.

Menjajal panggung di berbagai kota menjadikannya semakin matang sebagai dalang kentrung.

“Kalau kesulitan gak ada. Tapi harus terus belajar teknik kentrung, penekanan-penekan saat bercerita. Sebab kalau selesai pentas biasanya lupa,” tuturnya.

Setiap minggu Arum mengasah kemampuannya di SSGG. Untuk menunjang penampilannya, Arum dibantu satu grup panjak.

Ini yang menjadi pembeda dengan kentrung pakem milik Mbah Gimah.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab biasanya kentrung Mbah Gimah dilakukan oleh dua orang, satu dalang dan satu panjak.
Panjak-panjak inilah yang membantu Arum untuk melakukan improvisasi di atas panggung.

“Kentrung ini unsur berceritanya yang kuat dibanding teater. Panjak yang sering membantu untuk menyampaikan cerita,” pungkas Arum. (David Yohanes)

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas