Tribun

Pingin Mata Air Tetap Terjaga, Yuk Tanam 15 Jenis Pohon Ini, Terbukti Bisa Lindungi Sumber Mata Air

BPPTP) Daerah Aliran Sungai Kota Solo mengajak masyarakat Solo untuk menanam 15 jenis pohon yang mereka klaim dapat melindungi mata air.

Editor: Sugiyarto
Pingin Mata Air Tetap Terjaga, Yuk Tanam 15 Jenis Pohon Ini, Terbukti Bisa Lindungi Sumber Mata Air
Tribun Timur
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelola (BPPTP) Daerah Aliran Sungai Kota Solo mengajak masyarakat Solo untuk menanam 15 jenis pohon yang mereka klaim dapat melindungi mata air.

Adapun, berbagai jenis tanaman tersebut dinilai dapat mengatasi kekeringan di Indonesia, khususnya di Solo dan sekitar.

Demikian disampaikan Kepala BPPTPDAS Solo, Nur Sumedi, pada Seminar tentang tanaman pelindung mata air, di kantor BPPTPDAS Solo, Rabu (16/8).

Ia menyatakan, 15 pohon tersebut di antaranya pohon Aren, Gayam, Kedawung, Trembesi, Beringin, Elo, Preh, Bulu, Benda, Kepuh, Randu, Jambu Air, Jambu Alas, Bambu, dan Picung.

"Pohon-pohon ini asli Indonesia dan banyak ditemukan di Solo. Jika pohon-pohon jenis ini bisa ditanam di sekitar mata air atau sungai, kami meyakini, hal tersebut bisa menjaga keberadaan sumber air di Solo," paparnya.

Ia menuturkan, minimnya daerah resapan yang ada di Solo dan sekitar, membuat pihaknya mengajak masyarakat untuk menanam sejumlah pohon tersebut.

Ia pun menilai, apabila pohon tersebut ditanam dengan jumlah yang banyak, maka mata air di Solo bakal terjaga kebersihannya.

"RTH (ruang terbuka hijau) di sini masih di bawah 20 persen. Oleh sebab itu, diperlukan banyak penanganan baik dari pemerintah maupun swasta termasuk kesadaran masyarakat yang ada di dalammnya," katanya.

Ia pun menjelaskan, di eks karisidenan Solo, terjadi penurunan jumlah mata air dalam 10 tahun terakhir.

“Pada 2006 jumlah mata air masih berada di angka 421 mata air, kemudian menurun jadi 223 mata air di 2016. Dan sampai Agustus 2017 ini hanya menyisakan 198 mata air,” urainya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas