Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Masa Kini Perlu Teladani Keteguhan Hati Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Nabi Ismail

Salah satunya, Ridwan Labago meminta orangtua khususnya ayah meniru keteladanan Nabi Ibrahim.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Keluarga Masa Kini Perlu Teladani Keteguhan Hati Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Nabi Ismail
Tribun Kaltim/Muhammad Arfan
Jamaah salah Idul Adha di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara bubar usai seluruh rangkaian salat hari raya ditunaikan, Jumat (1/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - H Ridwan Labago, Ketua Nahdatul Ulama Provinsi Kalimantan Utara dalam khutbah salat Idul Adha yang ia bawakan di Masjid Istiqomah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Jumat (1/9/2017) menyampaikan pesan-pesan dan makna di balik hari Raya Idul Adha.

Salah satunya, Ridwan Labago meminta orangtua khususnya ayah meniru keteladanan Nabi Ibrahim. Ketaqwaan Nabi Ibrahim terhadap perintah Allah harus menjadi cerminan bagi ayah masa kini.

"Nabi Ibrahim harus jadi contoh bagi ayah masa kini. Beliau sangat cintai anak dan istrinya. Tetapi cinta kepada Allah di atas segala-galanya. Ia diperintahkan menyembelih putranya, Ismail. Godaan iblis tidak mampu menggoyahkan keteguhan taqwanya," kata H Ridwan Labago.

Istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar juga penting untuk diteladani kaum ibu. Keteguhan hati Siti Hajar tak gentar kala Nabi Ibrahim mendapatkan perintah Allah SWT untuk menyembelih putra yang amat dicintainya, Ismail.

"Kalau memang perintah Allah, Siti Hajar ikhlas. Siti Hajar perlu dicontoh wanita masa kini. Mengorbankan anak yang dicintai sekalipun tidak apa-apa ketika itu perintah Allah" katanya.

Yang tak kalah pentingnya ialah ketepadanan Nabi Ismail. Generasi muda saat ini perlu merenungi keikhlasan Nabi Ismail ketika hendak disembelih oleh ayahnya Nabi Ibrahim.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini memberi makna dan pesan kepada generasi-generasi muda sekarang untuk patuh kepada perintah Allah dan patuh kepada kedua orangtua. Watak Nabi Ismail harus menjadi teladan generasi muda sekarang," ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas