Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

'Perjalanan yang Penuh dengan Suka Duka', Postingan Terakhir Indria Sebelum Tewas Dibunuh

Foto terakhir yang diunggah adalah tanggal 31 Agustus 2017, atau sehari sebelum korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in 'Perjalanan yang Penuh dengan Suka Duka', Postingan Terakhir Indria Sebelum Tewas Dibunuh
instagram/@indriakameswari50
Indria Kameswari 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Tiga hari setelah ditemukan tewas petugas gabungan berhasil menangkap pembunuh Indria Kameswari alias IK (38), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Narkotika Nasional (BNN).

Informasi yang diterima TribunnewsBogor.com dari Kepala Humas BNN, Sulistriandri, pelaku pembunuhan diduga AM (39), yang tak lain adalah suami IK.

AM ditangkap petugas gabungan Polda Kepri, Polres Bogor dan BNN di Kepulauan Riau, Minggu (4/9/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, Indria yang berwajah cantik ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Perumahan River Valley, RT 01/RW 08, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada Jumat (1/9/2017) pagi.

Jenazah Indria ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri.

Saat ditemukan, korban mengalami luka di bagian punggung.

Baca: BREAKING NEWS: Tersangka Pelaku Pembunuhan Pegawai BNN Ditangkap di Kepri

Rekomendasi Untuk Anda

Informasi yang di lokasi kejadian, sesaat sebelum ditemukan tewas warga sempat mendengar suara letusan di dalam rumah kontrakan korban.

Polisi yang menyelidiki kejadian itu menduga pelakunya adalah orang dekat korban.

Sesaat setelah setelah kejadian, polisi tidak menemukan AM suami korban.

Rumah kontrakan PNS yang tewas dibunuh. TRIBUN BOGOR/NAUFAL FAUZY
Rumah kontrakan PNS yang tewas dibunuh. TRIBUN BOGOR/NAUFAL FAUZY (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Berbekal kecurigaan terhadap suami korban, polisi kemudian memburu AM dan berhasil diamankan di Kepri semalam.

Hingga kini, AM masih menjalani pemeriksaan di Polda Kepri.

Ramah
Dimata para tetangga, Indria diketahui sebagai sosok yang ramah.

Selama ini korban bekerja di bagian rehabilitasi narkoba Badan Narkotika Nasional, Lido.

"Yang saya tahu si ibu (Indria) bekerja di BNN sebagai apa saya kurang tahu, beliau cukup baik ya. Kami tidak menyangka akan ada kejadian seperti itu," ujar Tri Hardayanto, salah satu tetangga korban ketika ditemui TribunnewsBogor.com, Sabtu (2/9/2017).

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas