Status Gunung Agung Naik Level Siaga
Gunung Agung kembali mengalami peningkatan aktivitas. Sebelumnya, Gunung Agung telah dinyatakan berstatus Waspada (Level II).
Editor:
Dewi Agustina
Karena material yang keluar sedikit, umumnya gunung seperti ini tidak terlalu tinggi namun tersusun atas bahan bahan padat dan pada bagian kawahnya membentuk sebuah cekungan lebar dan tak jarang terisi dengan air sehingga membentuk sebuah danau.
Gunung Berapi Strato
Gunung ini mirip dengan Gunung Agung yang ada di Bali, yaitu terbentuk dari erupsi yang berlangsung secara eksplosif dan efusif yang terjadi silih berganti secara terus menerus dalam kurun waktu sangat lama sehingga menyebabkan lereng mempunyai banyak lapisan dan dijumpai banyak batuan.
Gunung berapi jenis ini tinggi dan paling banyak ditemukan di dunia dan di Indonesia, contoh gunung Merapi, kelud, merbabu, semeru dan lainnya.
Baca: Jasad Supriyanto Korban Kedua Terkaman Buaya Ditemukan saat Para Pawang Tinggalkan Lokasi
Status Level Gunung Sebelum Meletus
Penyebab gunung berapi meletus karena aktivitas vulkanik yang terjadi dalam perut bumi di sekitar gunung, yang dimulai dari adanya tekanan kuat dari dalam mengerakan magma ke segala arah.
Proses vulkanik seperti itu berlangsung secara perlahan dan dalam beberapa tahap, ada aktivitas vulkanik yang langsung mengarah pada kejadian gunung meletus namun ada juga yang tidak mengarah kesana.
Untuk mengetahuinya, berikut ini adalah status level suatu gunung berapi sebelum meletus.
Kita perlu mengetahui tingkatan-tingkatan ini agar bisa mengamati dan berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu gunung akan meletus.
Level Normal
Sebuah gunung berapi dapat dikatakan berada dalam kondisi aman atau normal apabila memiliki ciri ciri seperti tidak dijumpai gejala aktivitas magma atau dapat dikatakan bahwa gunung dalam kondisi tidur.
Pada level ini gunung bebas dikunjungi oleh masyarakat dan dibuka untuk umum.
Level Waspada
Memiliki tanda seperti dijumpai aktivitas gunung melebihi batas normal seperti aktivitas seismik dan kejadian vulkanik lainnya dan mulai menunjukan aktivitas magma, tektonik dan hidrothermal di sekitar gunung.
Upaya yang wajib dilakukan yaitu penyuluhan kepada masyarakat, mengecek kesiapan sarana dan melakukan penilaian untuk mengukur level bahaya.
Saat ini, Gunung Agung di Bali ada di level ini, tidak heran institusi pemerintahan dan penanggulangan bencana tengah mempersiapkan kebutuhan seperti masker dan tenda.
Level Siaga
Pada level ini menandakan bahwa gunung dalam proses letusan.
Tandanya, ada peningkatan seismik secara signifikan dan telah memenuhi semua syarat untuk terjadi letusan.
Baca tanpa iklan