Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jika Gunung Agung Meletus di Bulan September Ini Arah Sebaran Abu Vulkanisnya

Aktivitas kegempaan vulkanik dangkal dan dalam semakin tinggi. Gempa terus dirasakan sampai ke Pos Pengamatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Aktivitas kegempaan vulkanik dangkal dan dalam semakin tinggi.

Gempa terus dirasakan sampai ke Pos Pengamatan.

Kawah telah mengeluarkan uap air menandakan adanya pergerakan magma ke atas.

Asap pun mulai terlihat di puncak Gunung Agung.

Gejala-gejala tersebut merupakan karakteristik khas Gunung Agung sebelum terjadinya erupsi.

Baca: Bali Digoyang 593 Kali Gempa Kemarin, Tanda-tanda Gunung Agung Makin Kritis

Potensi akan terjadinya letusan Gunung Agung pun sangat tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Potensi meletus besar dan belum ada tanda menurun," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, di Pos Pengamatan Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Senin (25/9/2017).

Gunung Agung, kata Kasbani, dapat dipastikan akan meletus jika telah muncul gempa tremor yaitu gempa permukaan berskala kecil yang terjadi secara terus-menerus.

Sampai Senin siang, seismograf memang belum mendeteksi adanya gempa tremor.

Walau demikian, pergerakan magma terus mendekati permukaan.

"Kalau gempa tremor berarti letusan tinggal menunggu hitungan menit atau jam. Potensinya besar, makanya perlu diantisipasi kawasan rawan bencana untuk menghindari korban," kata Kasbani.

Baca: Sopir Taksi Online Ini Panik saat Petugas Dishub Derek Mobilnya

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyebut Gunung Agung telah memasuki fase kritis dan peluang terjadinya letusan sangat besar.

Hal ini ditandai dengan banyaknya gempa vulkanik yang terjadi dalam sehari.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas