Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sinar Putra Tebar Sabu dalam Mobil dan Nyaris Melindas Ibunya

Petugas BNN Bali membuntuti Sinar Putra yang saat itu mengambil sabu-sabu 1 kilogram di Jalan Nuansa Indah, Ubung, Denpasar, Bali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sinar Putra Tebar Sabu dalam Mobil dan Nyaris Melindas Ibunya
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
BNNP Bali menggelar barang bukti narkoba dan tersangka di kantor BNNP jalan Kamboja, Denpasar, Jumat (29/9/2017). TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA 

Pengejaran pun berlangsung, beberapa kali tembakan peringatan ke udara dilepaskan petugas, tapi pelaku tetap memacu mobil putihnya.

Hingga akhirnya, mobil tersebut terbakar akibat gesekan dengan motor yang diseretnya.

"Mobilnya macet (mogok) kemudian kami tangkap di depan Banjar Tenten, Jalan Imam Bonjol," ungkapnya.

AKBP Arta mengatakan tersangka diduga saat itu dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

"Tersangka merupakan TO yang sudah lama kami amati. Dari informasi yang didapatkan tim bahwa tersangka mengambil paket sabu sekitar 1 kilogram dan dibawa ke dalam mobil," kata Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa di ruang rapat Kantor BNNP Bali.

Hanya saja, barang bukti sengaja ditebar atau dibuang ke bagian-bagian mobil yang terbakar sehingga yang berhasil diamankan petugas hanya 92,82 gram.

"Barang bukti semua ada di mobil, tersangka berusaha membuang barang bukti ke bagian yang terbakar," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan Kapolres Nunukan ini menjelaskan pelaku terancam maksimal hukuman mati karena saat ditangkap ia mencoba melarikan diri dan berusaha melawan petugas yang menangkapnya.

Selain itu, menurut pengakuan pelaku, baru pertama kali terlibat dalam kasus narkoba.

Bandar Jaringan Aceh
Sinar Putra terus menundukkan wajahnya saat kamera menyorotnya.

Sosok pria berperawakan gempal ini seketika menjadi perbincangan, setelah muncul video aksi melarikan dirinya dengan mobil HRV DK 773 CA menjadi viral di kalangan penggunan sosial media.

Pipih sapaannya, mengaku bahwa dirinya bukanlah pengedar narkoba seperti yang selama ini dibincangkan banyak orang.

"Saya cuma pengguna," jelasnya.

Namun, pengakuannya tersebut berbanding terbalik dengan bukti-bukti lain yang dikantongi BNNP Bali.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Putu Gede Suastawa menjelaskan Pipih adalah bandar narkoba jaringan Aceh, Palembang dan Madiun.

Tersangka diperkirakan sebelum peristiwa melarikan diri, sudah mengambil tempelan paket sabu yang jumlahnya mencapai 1 kilogram dan masuk dalam daftar Target Operasi (TO) BNNP Bali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas