Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

TKW Ilegal Bersuami Ini Nikah dengan Pria Lain di Perantauan, Tragedi Muncul Saat Hamil Lagi

Puji masih punya suami sah di Tegal dan mempunyai dua orang anak berusia remaja namun karena pernikahannya di Malaysia, ia ditolak keluarganya

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in TKW Ilegal Bersuami Ini Nikah dengan Pria Lain di Perantauan, Tragedi Muncul Saat Hamil Lagi
SURYA/DAVID YOHANES
Pujiastuti (38) bersama anaknya, Natasya (10) di musala Mapolsek Kalidawir, Tulungagung, Jumat (29/9/2017). 

Laporan Wartawan Surya David Yohanes

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Manusia memang selalu mengharapkan adanya kebahagiaan Namun, terkadang takdir Tuhan tak bisa dilawan.

Meskipun takdir tersebut terasa pahit, manusia harus tetap menjalaninya.

Itu pula seperti yang dialami oleh seorang wanita asal Tulungagung ini.

Pujiastuti (38) menangis sesenggukan di musala Mapolsek Kalidawir, Tulungagung.

Bersama anaknya, Natasya (10), perempuan asal  Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini mengaku sedang mencari anaknya.

“Namanya Putri Aliyana. Tanggal 4 Agustus (2017) kemarin dia sudah berusia satu tahun,” ungkap Puji, Jumat (29/9/2017). 

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Oknum Polisi Tembak Warga di Tegal, Propam Mabes Polri Selidiki Kasusnya

Puji menuturkan, dirinya sudah 11 tahun bekerja di Malaysia sebagai tenaga kerja indonesia (TKI).

Selama di negeri jiran tersebut, Puji menikah siri dengan warga setempat bernama Muhammad Zulkifli Ricard (35), alias Ricardzul asal Sabah dan tinggal di Malaka. 

Selama ini Puji mengaku tinggal secara ilegal di Malaysia.

Januari 2017 pemerintah Malaysia melakukan razia besar-besaran.

Puji khawatir dengan Putri, anak bungsunya yang masih berusia 4 bulan.

“Saya hanya ingin memastikan anak saya selamat, jangan sampai masuk penjara bersama saya,” ucap Puji sambil menangis. 

Puji kemudian menitipkan Putri ke temannya yang bernama Hariyani asal Blitar, dan Muklis asal Kalidawir, Tulungagung.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas