Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Longsor di Salawu Tasikmalaya Tewaskan Pasangan Suami Istri

Musibah tanah longsor di Kabupaten Tasikmalaya menewaskan sepasang suami istri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Longsor di Salawu Tasikmalaya Tewaskan Pasangan Suami Istri
Tribun Jabar/Ery Chandra
Kawasan Jalan Unisba Raya Blok B No.128, RT.3/12, Kelurahan Mandalamekar, Desa Cimenyan Kabupaten Bandung Timur, dilanda longsor, Jumat (29/9/2017) malam. TRIBUN JABAR/ERY CHANDRA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Musibah tanah longsor di Kabupaten Tasikmalaya menewaskan sepasang suami istri.

Korban bernama Waslim (40) dan Nani (36), warga Kampung Citengek, Desa Kotawaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, tewas menyusul longsor yang menimpa rumah mereka, Minggu (1/10/2017) jelang subuh.

Sementara kedua anak korban, Ika dan Deni, berhasil diselamatkan warga yang bergerak cepat memberikan pertolongan.

Musibah terjadi sekitar pukul 04.30 WIB pada saat satu keluarga ini masih terlelap.

Tiba-tiba perbukitan di belakang rumah longsor dan langsung menimpa rumah.

Baca: Kronologis Meninggalnya Dhea, Nyawanya Tak Tertolong Usai Terjatuh saat Apel Pagi

Rekomendasi Untuk Anda

"Kedua korban ditemukan sudah meninggal dunia karena diduga masih tidur. Sedangkan anak-anak mereka yaitu Ika dan Deni berhasil selamat karena tidur beda kamar dan tidak sampai tertimbun," kata koordinator tim SAR FKPPI Rayon Salawu, Ujang.

Camat Salawu, Endong Mawardi mengatakan, kedua jasad pasutri malang ini sempat dibawa ke RSU Rancamaya, Singaparna, dan kemudian dikebumikan di TPU kampung setempat.

"Sedangkan kedua anak yang kini yatim piatu, untuk sementara tinggal bersama sanak saudaranya," katanya.

Enam Rumah Rusak
Masih di Salawu, enam rumah di Kampung Bojong, Desa Jahiang, rusak tertimbun longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun seluruh penghuni rumah mengungsi ke madrasah terdekat, untuk menghindari longsor susulan.

"Petugas kami masih berjaga-jaga di lokasi bersama aparat," ujar Ujang.

Baca: Subuh Sempat Telepon Papa, Siangnya Dhea Dikabarkan Sudah Berpulang

Menurut data yang dihimpun dari Kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya, tercatat sebanyak 14 titik bencana tanah longsor selama Minggu (1/10/2017).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas