Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebelum Meninggal, Ini Permintaan Tersangka Rampok

Yang bersangkutan tidak bertaubat setelah menjalani hukuman di Lapas Klas I A Tanjung Gusta Medan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Sebelum Meninggal, Ini Permintaan Tersangka Rampok
IST
ilustrasi mayat tewas 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Setelah mendapat kabar Almeratz Martinus alias Army Reza (32) tewas ditembak Tim Anti Begal karena merampok, pihak keluarga tersangka berbondong-bondong mendatangi kamar jenazah RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Sesampainya di depan kamar jenazah, sejumlah wanita sontak menangis.

Mereka memanggil-manggil nama Army.

Namun, karena belum diizinkan untuk melihat jenazah Army, pihak keluarga kemudian menunggu sembari mendengarkan keterangan Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho dalam gelar pemaparan.

Baca: Maraknya Begal Juga Tanggungjawab Pemerintah Kota

"Saya makciknya. Saya ini adik kandung ibunya," ungkap Tina, salah satu bibi tersangka Army, Senin (2/10/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

Ditanya lebih lanjut mengenai Army, Tina yang memegang kain merah di kedua tangannya menangis sesenggukan.

Ia berulangkali menyeka air mata yang berulang di pipinya.

"Memang dia minta dimakamkan secara muslim," kata perempuan yang mengenakan baju bercorak kulit macan ini.

Dari informasi yang disampaikan Kapolrestabes Medan, Army memang merupakan pemain lama.

Yang bersangkutan tidak bertaubat setelah menjalani hukuman di Lapas Klas I A Tanjung Gusta Medan.

Menurut pihak keluarga, jenazah Army akan dimakamkan di tempat pemakaman terdekat dari rumahnya yang ada di Jl Sei Wampu Baru No28, Medan.(Ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas