Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Antarkan Suami dan Anaknya ke Pemakaman, Wanita Ini Berjalan Dua Kilometer dan Terus Menangis

Pantauan Tribunlampung.co.id, banyak warga dan karabat yang ikut mengantarkan ayah dan anak tersebut ke peristirahatan terakhir

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Antarkan Suami dan Anaknya ke Pemakaman, Wanita Ini Berjalan Dua Kilometer dan Terus Menangis
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
MENUJU MAKAM - Suryani sambil menggendong bayinya menuju pemakaman Gunung Kancil, Jumat (6/10/2017). DI TPU ini suami dan anak Suryani dimakamkan setelah tewas setelah motor yang ditumpangi disambar kereta api. 

Okto sempat dibawa ke Rumah Sakit Abdul Moeloek, namun nyawanya tidak tertolong.

Haiza juga meninggal menyusul sang bapak beberapa saat kemudian setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Baca: Suara Terdengar Lirih, Momo Geisha Nyanyikan Lagu Ini di Upacara Pemakaman Ayahnya

Suryani yang mengenakan jilbab putih terus menangisi kepergian dua orang yang dicintainya ini.

Pantauan Tribunlampung.co.id, banyak warga dan karabat yang ikut mengantarkan ayah dan anak tersebut ke peristirahatan terakhir.

Sedangkan sang bayi terlihat selalu diam dalam dekapan sang ibunda.

Kepergian Haizah merupakan siswi kelas VII SMP Al Azhar I juga membuat terkejut teman-temanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Suci Ramadhani teman sebangku korban, merasa kehilangan teman sebangkunya. Apalagi, mereka berdua sudah merencanakan studi tur ke Bandung di akhir tahun.

"Dia orangnya baik dan suka bercanda dengan kami sekelas. Sering kami katain cinong (mirip orang Cina). Lalu yang kami ingat itu nanti dia mau beliin boneka untuk adiknya," tutur Suci.

Alamsyah (63), kakak Okto Farinda belum percaya atas kepergian adik dan keponakan.

"Saya juga kaget, mendapat kabar kalau mereka sudah meninggal, " kata Alamsyah sedih.

Baca: Pesan ICAN, peraih Nobel Perdamaian 2017, untuk Trump dan Kim Jong-un

Alamsyah tidak memiliki firasat apa pun sebelum kejadian.

"Memang sehari-hari adik saya yang mengantarkan anaknya ke sekolah," katanya.

Utari (35), salah satu saksi mata kejadian, mengaku kaget melihat Okto Farinda (50) dan Haiza (13) terkena hantaman oleh kereta yang melintas.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas