Tribun

Penyebab Kebakaran yang Menewaskan Pemilik Dealer dan Anaknya Masih Misteri

Pemilik dealer Honda 63, Ketut Kimawati (71) dan anaknya yang bernama Anik Meliani (46) ) tewas terpanggang.

Editor: Dewi Agustina
Penyebab Kebakaran yang Menewaskan Pemilik Dealer dan Anaknya Masih Misteri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Tim Labfor Polda Bali bersama dengan aparat kepolisian sektor Kota Singaraja melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian di Jalan WR Supratman No 29, Kelurahan Penarukan, Buleleng, Rabu (11/10/2017) siang. Inzet: Foto kedua korban semasa hidup. TRIBUN BALI/RATU AYU ASTRI DESIANI 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUNNEWS.COM, SINGARAJA – Pemilik dealer Honda 63, yang termasuk dealer Honda terbesar di Kota Singaraja, Bali, Ketut Kimawati (71) dan anaknya yang bernama Anik Meliani (46) tewas terpanggang.

Jasad Kimawati dan Anik Meliani ditemukan dalam posisi berdekatan di dalam kamar mandinya.

Tim Laboratorium Forensik Polda Bali mendatangi lokasi kebakaran yang terletak di Jalan WR Supratman No 29, Kelurahan Penarukan, Kabupaten Buleleng, Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 13.30 Wita.

Tim Labfor didatangkan untuk mengetahui penyebab kebakaran di rumah pemilik dealer Honda 63 Singaraja itu.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah instalasi listrik dan beberapa benda-benda elektronik seperti mesin generator listrik (genset) yang terbakar di rumah korban diperiksa oleh tim Labfor.

Baca: Para Penerima Beasiswa di Jepang akan Ditagih Kembalikan 1 Miliar Yen Dana yang Diselewengkan

Mereka juga melakukan pemeriksaan di ruang tamu, yang diduga menjadi titik awal munculnya api.

Empat personel Labfor Polda Bali terpantau melakukan pemeriksaan di TKP hingga pukul 15.30 Wita.

Namun mereka enggan memberi keterangan sehingga belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiratama Kusuma, menyebutkan ada tiga titik utama yang diperiksa tim Labfor.

"Tiga titik itu semuanya ada di daerah ruang tamu," jelasnya.

Namun ia mengaku belum dapat menyebutkan penyebab dari terjadinya kebakaran tersebut.

"Untuk mengetahui penyebabnya nantilah kita tunggu hasil dari tim Labfor. Kapan hasilnya keluar, saya juga belum tahu," tandas Wiratama.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas