Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bocah 6 Tahun Tewas Dengan Tangan Terpotong dan Kepala Pecah, Begini Latar Belakang Pelakunya

"Kondisi kejiwaan pelaku tidak normal, tapi kami tetap koordinasi dengan ahli kejiwaan agar tahu kepastiannya,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Bocah 6 Tahun Tewas Dengan Tangan Terpotong dan Kepala Pecah, Begini Latar Belakang Pelakunya
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, TUBAN - Peristiwa mengerikan terjadi di Tuban, Jawa Timur.

Pembunuhan sadis dengan cara mutilasi menimpa bocah di Tuban.

MA, bocah berusia enam tahun ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi lengan kanan terpotong dan luka serius di bagian kepala.

Baca: Rumah Mode Chili Buat Busana Untuk Keluarga Jokowi Jelang Pernikahan Kahiyang Ayu, Ini Motif Kainnya

Korban ditemukan di dalam rumah pelaku di Dusun Tawing, Desa Tanggulangin, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Kamis malam, (19/10/2017).

Pelaku sadis itu diketahui bernama Wusito (33) yang merupakan tetangganya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Tuban, Muhammad Wahyudi Latief menjelaskan, pelaku sudah diamankan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Aksi Bejat Sang Ayah Terungkap Setelah Sang Kakak Curiga Lihat Perut Adiknya Membuncit

"Dari keterangan beberapa saksi, pembunuhan dan penemuan mayat ini, sementara mengarah ke satu pelaku WS (Wusito)," kata Muhammad Wahyudi Latief dalam rekaman wawancara yang diterima SURYAMALANG.COM, Jumat (20/10/2017).

Diketahui, WS memiliki gangguan kejiwaan.

Hal inilah yang menjadi kendala untuk mengorek musabab peristiwa berdarah ini.

Baca: Cinta Lama Bersemi Kembali, Pria Ini Mengaku Sudah 30 Kali Intim di Hotel Dengan Selingkuhannya

"Kondisi kejiwaan pelaku tidak normal, tapi kami tetap koordinasi dengan ahli kejiwaan agar tahu kepastiannya," kata Muhammad Wahyudi Latief.

Dilanjutkan Muhammad Wahyudi Latief, dalam kasus ini barang bukti yang ditemukan adalah cangkul.

"Cangkul itu diduga digunakan untuk memukul hingga bagian tubuh korban lepas," katanya.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas