Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rumah Zakat Santuni Janda Misdi, Sopir Bus yang Tewas Gara-gara Dilempar Batu

Misdi meninggal akibat lemparan batu orang tak dikenal saat dia mengemudikan busnya di daerah Masaran, Sragen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Rumah Zakat Santuni Janda Misdi, Sopir Bus yang Tewas Gara-gara Dilempar Batu
TribunSolo.com/Labib Zamani
Rumah Zakat memberikan bantuan kepada keluarga almarhum Misdi, sopir bus Eka yang meninggal dilempar batu, Jumat (27/10/2017). TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Berita tentang meninggalnya Misdi, warga Jetis, Sumber, Solo, pernah viral di medsos awal September 2017 lalu.

Misdi dahulu adalah sopir Bus Patas Eka jurusan Surabaya-Jogjakarta.

Ia meninggal akibat lemparan batu orang tak dikenal saat dia mengemudikan busnya di daerah Masaran, Sragen.

Kala itu berita Misdi viral karena dia tetap menyopiri busnya hingga ke Terminal Tirtonadi Solo, meski dalam kondisi terluka.

Itu dilakukan Misdi demi mementingkan para penumpangnya.

Baca: Cerita Sopir Bus Eka Korban Lemparan Batu, Sempat Mengoper Penumpang Sebelum Meninggal

Rekomendasi Untuk Anda

Misdi meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang masih kecil-kecil.

Saat mendengar kabar tersebut, Retno Sugiyanto, relawan inspirasi Rumah Zakat, mengecek kebenarannya.

Misdi (51), sopir bus patas PO Eka jurusan Surabaya-Magelang yang jadi korban pelemparan batu.
Misdi (51), sopir bus patas PO Eka jurusan Surabaya-Magelang yang jadi korban pelemparan batu. (facebook)

Ia pun menemukan rumah almarhum Misdi yang dihuni janda Misdi, Nanik, bersama tiga anaknya.

Tak sulit mencari rumah itu karena meskipun berada di gang sempit tetapi dikenal oleh banyak warga sekitar.

Tiba di lokasi, beberapa waktu lalu, Retno disambut keluarga almarhum Misdi dengan ramah.

Baca: Polisi Tangkap Dua Perempuan Penganiaya Tamara Blezenski di Rumah Makan

Di sela pembicaraan, Nanik menyampaikan niatnya untuk bekerja karena selama ini suaminya yang menjadi tulang punggung keluarga.

Retno kemudian menghubungi Rumah Zakat, meminta agar memberi bantuan keluarga Nanik berupa bantuan pendidikan yatim.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas