Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Berawal dari Cinta Segitiga, Nyawa Andi Berakhir di Sumur Tua

Pembunuhan sadis yang mayatnya dibuang ke sumur tua di Geluran, Sidoarjo berawal dari pesan singkat yang ada di ponsel istri pelaku, Abu Dawud.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Berawal dari Cinta Segitiga, Nyawa Andi Berakhir di Sumur Tua
Surya/Anas Miftakhudin
Wadir Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Teguh didampingi Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Boby P Tambunan menunjukkan foto semasa hidup saat merilis dua tersangka yang ditangkap, Jumat (27/10/2017). SURYA/ANAS MIFTAKHUDIN 

"Saya tidak kenal dengan Andi," jelasnya.

Dari rasa cemburu itu, tersangka bersama temannya yang lain termasuk Gofur mencari keberadaan Andi.

Rumah Andi terlacak oleh tersangka setelah mendapat informasi dari temannya yang lain dan rumah korban di Pepelegi didatangi.

Untuk membuktikan adanya motif asmara di pembunuhan ini, penyidik berencana memanggil istri Abu Dawud.

Kapan berlangsungnya pemanggilan dan pemeriksaan istri Abu Dawud, penyidik akan mengirim surat panggilan.

Baca: Sang Pemeran Pria Mengaku Sengaja Sebarkan Video Mesum dengan Kekasihnya

Tersangka Abu Dawud yang ditangkap saat mengamen di Pasar Sepanjang, Taman, Kamis (26/10/2017) malam, diakui petugas cukup kuat.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika ditangkap, Abu tetap tidak mengaku kalau pernah membunuh atau menganiaya seseorang.

Setelah beberapa bukti seperti sprei, baju korban dan celana dalam korban ditunjukkan langsung lemas.

"Ia akhirnya mengakui kalau ia bersama 9 temannya yang lain menghabisi nyawa korban," ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas