Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mau Bongkar Makam Keramat, Operator Alat Berat Jalan Tol Batang-Semarang Langsung Sakit

Tidak hanya di Dukuh Grogol, Desa Protomulyo, tiga makam yang berada di Dukuh Penjor, Desa Nolokerto, Kendal urung dipindah meski terkena Jalan tol

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Mau Bongkar Makam Keramat, Operator Alat Berat Jalan Tol Batang-Semarang Langsung Sakit
Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum
Makam tokoh masyarakat yang dianggap sesepuh ini berada di tengah proyek Jalan Tol Batang Semarang, Selasa (31/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Tidak hanya di Dukuh Grogol, Desa Protomulyo, tiga makam yang berada di Dukuh Penjor, Desa Nolokerto, Kendal urung dipindah meski terkena proyek Jalan Tol Batang-Semarang.

Tiga makam tersebut berada di tengah proyek jalan tol.

Tanah di sisi kanan makam sudah dikeruk. Sedangkan sebelah kiri belum diratakan karena untuk akses jalan sementara.

Baca: Apes, Jambret Ini Bertemu Salah Satu Korbannya Saat Kehabisan Bensin

Juru kunci makam Mbah Rumi (65) menerangkan bahwa tiga makam tersebut merupakan makam sesepuh pendiri desa tersebut.

Makam tokoh masyarakat yang dianggap sesepuh ini berada di tengah proyek Jalan Tol Batang Semarang, Selasa (31/10/2017). (Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum)
Makam tokoh masyarakat yang dianggap sesepuh ini berada di tengah proyek Jalan Tol Batang Semarang, Selasa (31/10/2017). (Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum) ()

Makam Buyut Sukiyah dan Somertokadi berada di sebuah rumah kayu kecil. Sedangkan Makam Buyut Marman berada di luar.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tokoh yang ada di makam tersebut merupakan tokoh penting desa ini, " paparnya, Selasa (31/10/2017).

Rumi menjelaskan dahulu sebelum makam tersebut dipugar atau dirawat, kehidupan warga sangat susah bahkan untuk sekedar makan.

Tetapi sesudah dirawat dan diruwat, perekonomian warga lambat laun meningkat.

"Semua memang atas izin Allah tapi buktinya setelah makam tersebut dirawat, warga sini rezekinya lancar," paparnya.

Baca: Karyawan Korban Kebakaran Pabrik Petasan di Kosambi Ogah Kembali Bekerja

Tak pelak, makam tersebut ramai didatangi peziarah dari berbagai kota/kabupaten serta kalangan mulai pejabat, perangkat desa, juga warga yang mempunyai keperluan.

Terkait pembangunan jalan tol, dia berharap makam tersebut tidak dibongkar pasalnya warga tidak ada yang berani.

"Kalau jadi dibongkar resiko ditanggung, saya kasihan sama pihak tol nantinya kemarin aja petugas alat berat langsung sakit usai mengeruk tanah di samping makam, "ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas