Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Begini Sadisnya Dua Orang Ini Habisi Bule Belanda

Mereka menghabisi korban karena tergiur dengan harta yang dimiliki korban

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Begini Sadisnya Dua Orang Ini Habisi Bule Belanda
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Dua tersangka, Winda Wilantara alias Wili alias Wewe (kanan) dan Andika Budiyanto (kiri) yang diamankan anggota Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - WN Belanda Robert Gilhooad (80) dipastikan menjadi korban pembunuhan. Robert menjadi korban pembunuhan di Perum Puri Gading, Jalan Ambon Blok A 7 nomor 7, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Dua tersangka, Winda Wilantara alias Wili alias Wewe (22) dan Andika Budiyanto diamankan.

Menariknya, alasan mereka menghabisi korban karena tergiur dengan harta korban.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menyatakan, Willy melakukan pembunuhan sekitar tanggal 24 Oktober 2017 lalu.

Korban terkena luka karena dikapak di kepala dan mengalami patah tulang leher.

Sekitar 13 luka dikapak oleh tersangka Wewe sedangkan Andika melakukan pemukulan besi di leher korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Dulu Ikut Berperang Melawan Belanda, Kini Kakek Sulawi Tinggal di Bangunan Sempit Bekas Toko

"Peran dua tersangka ini ada yang memukul dan melukai dengan kapak," ucap Hadi, Senin (13/11/2017).

Hadi menjelaskan, korban berada di kamar mandi. Kemudian dua tersangka masuk dan melakukan pemukulan ke kepala korban dengan kapak.

Wewe beraksi pertama, kemudian Andika mencekik korban dan memukul menggunakan besi barbel.

Korban ditemukan meninggal kurang lebih dua Minggu setelah kejadian pembunuhan tanggal 24 November 2017.

"Mayat korban sudah menghitam dan ada belatung," bebernya.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto menyatakan, kesimpulan awal oleh Tim Forensik RSUP Sanglah, memang korban dibunuh.

Dan penyebab kematian korban adalah akibat kekerasan pada kepala kiri yang menyebabkan pendarahan otak bagaian kanan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas