Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rumah Pengemudi Taksi Online di Malang Dilempar Bom Ikan, Pelakunya Masih Misterius

ari Rachmadi (47), pengemudi taksi online yang sehari-hari tinggal di Perumahan Karangploso View, Kecamatan Karangploso, Kabupaten malang, heran

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Hari Rachmadi (47), pengemudi taksi online yang sehari-hari tinggal di Perumahan Karangploso View, Kecamatan Karangploso, Kabupaten malang, masih tak percaya dengan kejadian mengerikan yang dia alami, Senin (13/11/2017) pagi. 

Sekitar pukul 03.45 WIB, saat seisi rumah masih sedang tidur, sebuah bom bondet alias bom ikan, meledak di depan rumahnya.  

Saking kerasnya suara ledakan, bukan cuma seisii rumah Hari yang bangun. Tetapi, warga di perumahan itu juga ikut terbangun.

Apalagi, ledakan itu terdengar hingga radius sekitar 1 km dan menyebabkan kaca serta dinding rumah warga bergetar. 

Setelah ledakan, warga yang berdatangan, menemukan dua bom ikan. Satu di antaranya sudah meledak, sementara satu lainnya masih tergeletak tak jauh dari rumah korban. 

Karena penasaran, beberapa warga berinisiatif meledakkan bom yang tidak berhasil diledakkan.

Dikatakan Willi Chris, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi ledakan, bondet yang tersisa itu terlebih dahulu dibongkar sebelum diledakkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia mengatakan, bondet yang besarnya sebesar buah bengkoang atau genggaman orang dewasa itu berisi mesiu yang biasa digunakan untuk meledakkan ikan di air.

Dengan dibungkus kresek dan dibalut isolasi cokelat, serta terdapat sumbu untuk menyalakannya. 

“Setelah dibongkar, bondet itu direndam di dalam air, lalu diledakkan. Karena memang meledaknya di dalam air."

"Setelah mendengar ledakan yang pertama diledakkan oleh orang yang tidak dikenal itu tidak ada baunya hanya asap,” kata dia kepada awak wartawan.

Kejadian itu juga mengejutkan Disto, warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu ia hendak pergi ke Masjid untuk sholat Subuh.

“Pas itu mau ke mushola, tapi ada ledakan, saya keluar rumah,” kata dia.

Setelah bom bondet yang tersisa diledakkan, sekitar pukul 5 pagi warga baru melaporkan kejadian ini ke Polsek Karangploso. 

Sementara itu, dari kejadian ini korban, Hari Rachmadi merasa tidak ada yang membuntutinya saat pulang ke rumah. Ia tiba di rumah sekitar pukul 1 pagi dengan mengendarai mobilnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas