Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nilon Untuk Menjerat Putus, Dengan Cara Ini Akhirnya Ardhie Dihabisi

Tersangka F mengaku bahwa mereka ingin ke Bogor untuk mengikuti kegiatan salah satu Multi level marketing (MLM).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Nilon Untuk Menjerat Putus, Dengan Cara Ini Akhirnya Ardhie Dihabisi
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Empat orang pelaku pembunuh terhadap supir Go Car bernama Ardhie saat diekspose di Mapolresta Pekanbaru, Selasa (28/11/2017). 

Posisi duduk didalam mobil, pelaku F disebelah korban atau dekat supir, tersangka V dan dan dua kawannya di bangku tengah dan dua lagi berada di bangku belakang.

Pelaku V pun kemudian menggunakan modus bahwa akan menjemput kawannnya.

Sambil pura-pura menelepon pelaku V kemudian mengatakan ke korban bahwa ada panggilan telepon.

Korban kemudkan diminta berhenti.

"Itu hanya modus saja. Saya tidak menelpon siapapun. Itu saya gunakan agar korban menghentikan mobilnya," ungkap V.

Saat korban berhanti itulah V yang duduk persis dibelakang korban kemudian menjerat leher korban menggunakan tali nilon, namun tali yang dipakai putus.

Karena tali nilon putus, V kemudian menarik korban dengan mengalungkan tangan ke leher korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Setelah korban dibelakang atau bangku tengah, saya keluar dari mobil," ujar V.

Pelaku F yang duduk disamping korban kemudian berpindah ke bangku korban yang sudah ditarik ke belakang, F mengambil kemudi.

" Saya tidak tahu apa yang dilakukan terhadap korban. Karena saya saat itu keluar membersihkan embun yang menutupi kaca depan," ungkap V.

Pengakuan pelaku L yang duduk dikursi tengah, korban dicekik hingga lemas.

"Saya hanya membantu memegang tangan korban. Kawan yang lain yang mencekik" ujarnya.

Fakta lain terungkap setelah korban lemas usai dicekik.

Kanit Buser Reskrim Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmat Wibowo mengatakan bahwa tubuh korban sempat diduduki oleh tiga orang pelaku.

"Jadi pelaku ingin memastikan korban meninggal dunia. Sepanjang jalan tubuh korban yang ditidurkan di kursi kemudian diduduki," ungkap Rachmat.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas