Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Masa Tanggap Darurat di Pacitan, 1.174 Personel Dikerahkan

Bupati Pacitan Drs H. Indartato, MM telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari yaitu mulai Selasa (28/11/2017) hingga Selasa (4/12/2017).

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Dewi Agustina
zoom-in Masa Tanggap Darurat di Pacitan, 1.174 Personel Dikerahkan
Surya/Adi Bagus
Sejumlah warga di Kota Pacitan kesulitan mencari BBM. Sejumlah POM BBM, Kelurahan Mentoro, Kelurahan Ploso, Kelurahan Widoro, Kecamatan Pacitan tidak melayani pembeli akibat banjir. Selain itu, sejumlah penjual BBM eceran juga kehabisan stok pascabanjir, Rabu (29/11/2017) siang. (SURYA/Adi Bagus) 

TRIBUNNEWS.COM, PACITAN - Pengaruh siklon tropis Cempaka yang menimbulkan curah hujan ekstrem dengan intensitas 383 milimeter per hari telah menyebabkan banjir dan longsor yang besar di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur pada Senin (27/11/2017) hingga Selasa (28/11/2017).

Dekatnya posisi siklon tropis Cempaka dengan daratan Pacitan--hanya 23 kilometer di Samudera Hindia sebelah selatan Pacitan--telah menyebabkan Pacitan lumpuh total.

Banjir dan longsor bersamaan dengan gelombang laut tinggi sehingga semua sungai yang bermuara di Teluk Pacitan meluap menyebabkan banjir besar di Pacitan.

Upaya pencarian dan penyelamatan korban serta penanganan dampak banjir dan longsor masih dilakukan.

Bupati Pacitan Drs H. Indartato, MM telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari yaitu mulai Selasa (28/11/2017) hingga Selasa (4/12/2017) pekan depan.

Baca: Sembilan dari 20 Korban Tewas Banjir Longsor Pacitan Belum Ditemukan

Status ini dapat diperpanjang atau diperpendek menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Bupati Pacitan telah menunjuk Komandan Kodim 0801/Pacitan sebagai komandan tanggap darurat.

Berdasarkan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho,
sebanyak 1.174 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat.

Sejumlah jembatan di Kabupaten Pacitan roboh terseret arus banjir. sejak Selasa (28/11/2017). Ratusan  Warga Terisolir oleh Banjir di Pacitan. (Surya/Adi Bagus)
Sejumlah jembatan di Kabupaten Pacitan roboh terseret arus banjir. sejak Selasa (28/11/2017). Ratusan Warga Terisolir oleh Banjir di Pacitan. (Surya/Adi Bagus) (SURYA/Adi Bagus)

Tim gabungan dari BPBD Pacitan bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, SKPD, BPBD Magetan, Baznas Tanggap Darurat, ACT, Perhutani, SAR FKM Solo, LMI, dan relawan melakukan penanganan darurat.

Pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban dilanjutkan.

"Tim Reaksi Cepat BNPB telah hadir di Pacitan untuk memberikan pendampingan dalam penanganan darurat. BNPB menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 500 juta untuk operasional penanganan darurat," Sutopo dalam rilisnya kepada redaksi Tribunnews.com, Jumat (1/12/2017) siang.

Baca: Novanto Kembalikan Arloji dari Andi Narogong Seharga Rp 1,3 M Setelah Ribut-ribut Proyek e-KTP

Menurut Sutopo, berbagai pihak terus memberikan bantuan. Di antaranya BPBD Jawa Timur memberikan bantuan selimut, sarung, paket sandang, peralatan kesehatan, seragam sekolah, lampu emergency, jeriken lipat, dan perahu karet 7 unit.

Dinas Sosial Jawa Timur memberikan bantuan lauk pauk dan matras.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas