Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mayat yang Sudah Membusuk Itu Ternyata Max Suawa

Saat ditemukan, mayat berada di kemiringan, dengan kondisi membusuk, posisi kepala berada di tanah dan telah terpisah dari tubuhnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mayat yang Sudah Membusuk Itu Ternyata Max Suawa
Dok Tribun Manado
Polisi mengevakuasi tengkorak manusia yang ditemukan di Perkebunan Lahendong 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNNEWS.COM, TOMOHON - Warga Kelurahan Lahendong Lingkungan I, Kecamatan Tomohon Selatan tepatnya diperkebunan Toulangkow dihebohkan dengan penemuan mayat yang tersisa tengkorak pada Jumat (1/12/2017).

Ternyata jasad tersebut adalah Max Suawa (64) warga Desa Passo Jaga IX Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa.

Saat ditemukan, mayat berada di kemiringan, dengan kondisi membusuk, posisi kepala berada di tanah dan telah terpisah dari tubuhnya.

Tengkorak tersebut mengenakan kaos warna abu-abu, celana jeans biru, topi abu-abu dan ditemukan 1 (unit) HP Nokia warna putih.

Baca: Benarkah Tengkorak Ini Milik Pengemudi Gocar yang Hilang?

Sekitar mayat ditemukan tali nilon biru yang masih tergantung diatas pohon coklat. Kedua tulang tangan kiri / kanan dalam posisi tergantung bersama tulang kerongkongan.

Rekomendasi Untuk Anda

Mayat tersebut pertama kali ditemukan, Marthen Mende warga Lahendong pada pukul 06.30 Wita.

Marthen saat itu datang untuk melihat lahan yang baru dibelinya minggu lalu tersebut. 

Ketika membersihkan jalan, dia melihat tali nilon berwarna biru tergantung diatas pohon. Saat itulah, dia menemukan tengkorakmanusia.

"Saat itu mau melihat tanah yang baru dibeli untuk memberi pembatas, saya kaget lihat ada tengkorak manusia, kami langsung ke lurah dan melaporkan," kata saksi.

Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi mengatakan, awalnya tidak ditemukan identitas korban, pihaknya mengetahui identitas korban setelah mengaktifkan hp milik korban dan melihat kontak pada teleponnya.

"Ini murni gantung diri, keluarga menolak untuk dilakukan otopsi," kata Kusmayadi.

Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas