Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gelar Pesta Miras di Kampus, Satpam Universitas Brawijaya Dibunuh di Tempat Karoke

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja sebagai teknisi di Universitas Brawijaya (UB) ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja sebagai teknisi di Universitas Brawijaya (UB) ditetapkan sebagai tersangka karena telah memukuli seorang rekannya hingga tewas.

ASN itu adalah Iwan Asrofi (38), warga Jalan Ikan Piranha Atas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Perkelahian berujung maut itu terjadi di tempat karaoke Studio One di Jl Soekarno-Hatta, Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (3/12/2017).

Baca: Terlibat Cinta Terlarang, Dua Sejoli Pilih Jalan Gantung Diri di Tower Sutet

Korban adalah Aditya Wahyu (25) seorang satpam Universitas  Brawijaya yang tercatat sebagai warga Desa Martapuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, mengatakan, awal kejadian bermula ketika keduanya menggelar pesta miras di basement Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) pada Minggu siang.

Kemudian mereka mendapat undangan ulang tahun temannya untuk datang ke tempat karaoke.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Masih Usia 16 Tahun, Dua ABG Aniaya Pengendara dan Rusak Mobil

Saat berada di ruang karaoke, Adit yang terpengaruh alkohol membuat keributan dengan cara loncat-loncat di dalam ruangan karaoke.

Iwan berusaha menenangkan temannya itu dengan mengajak Adit keluar ruangan. Ketika berupaya mengeluarkan, Adit menggigit Iwan sehingga memancing emosi Iwan.

“Korban menggigit perut tersangka. Hal itu membuat tersangka emosi. Apalagi saat itu sudah ada pengaruh miras."

"Korban kemudian tengkurap dan diduduki oleh tersangka. Selanjutnya korban dipukuli di bagian kepala belakang,” ujar AKBP Asfuri.

"Di dalam ruangan yang berbeda itu ada pemukulan yang dilakukan Iwan sebanyak lima kali. Korban juga diduduki di sana," papar Pria kelahiran Kendal itu dalam rilis yang digelar di Mapolres Malang Kota, Selasa (5/12/2017).

Saat itu kondisi korban sudah lemas dan tak berdaya. Tak lama kemudian, ada petugas dari pihak karaoke yang datang. Manager Studio One I Dewa Agung mengaku melihat Adit dalam posisi terlentang.

Saat itu ia sudah meminta Iwan agar berhenti memukuli Adit.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas