Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kisah Wanita Tertular HIV, 'Tak Tahu Siapa Yang Menyebabkan Jadi Begini'

Sesekali ia tersenyum dan menyapa setiap tamu yang hadir. Namun di balik keceriaanya tersebut, siapa sangka ia divonis mengidap virus HIV AIDS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kisah Wanita Tertular HIV, 'Tak Tahu Siapa Yang Menyebabkan Jadi Begini'
net
hiv 
Memuat video…

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Yandi Triansyah

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Semula tak ada yang aneh atau ganjal dari sosok wanita berusia 28 tahun ini. Panggil saja dia M.

Ia nampak sehat, sinar kecantikannya nampak lebih terlihat saat tubuh seksinya dibalut dengan busana yang ia kenakan berwarna hitam menjulur hingga ke atas lutut.

Pesonanya semakin menjadi jadi saat dirinya aktif mengikuti acara puncak peringatan hari HIV AIDS se dunia, Kamis (7/12/2017) di Jalan Kol H Barlian Palembang.

Sesekali ia tersenyum dan menyapa setiap tamu yang hadir. Namun di balik keceriaanya tersebut, siapa sangka ia divonis mengidap virus HIV/AIDS.

Baca: Kata-kata Terakhir Sopir Go-Car Sebelum Dieksekusi Pembunuh Berdarah Dingin

Baca: Foto-foto Postingan Terakhir Karmila Jelang Ajal, Diduga Meninggal Dibunuh

Rekomendasi Untuk Anda

Penyakit yang tertular melalui seks tersebut ia derita sejak 10 tahun terakhir.

Ya saat di puncak usia remaja 18 tahun. Tapi ia tak tahu laki-laki mana yang membawa penyakit tersebut yang telah menularkan kepadanya.

"Ya saya salah satu orang yang hadir di sini pengidap HIV AIDS sejak 10 tahun terakhir," katanya mengawali cerita.

Ia pun rela berbagi pengalamannya paling pahit dalam hidupnya tersebut.

Kejadian itu bermula saat ia membuka salon kecantikan yang beroperasi di Banyuasin.

Saat itu kata dia, ada pengecekan dari petugas mengenai penyakit HIV AIDS.

Awalnya ia tak percaya, bahkan dirinya meminta seluruh karyawannya yang berjumlah empat orang untuk periksa.

Namun dari jumlah orang yang diperiksa hanya dirinyalah yang dinyatakan positif.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas