Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KM Trans Jaya Hangus Terbakar, Pemicunya Diduga Keisengan Anak-Anak

Terbakarnya KM Trans Jaya tersebut menjadi tontonan ribuan warga yang datang ke lokasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in KM Trans Jaya Hangus Terbakar, Pemicunya Diduga Keisengan Anak-Anak
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Dari kejauhan terlihat asap tebal membubung dari badan KM Trans Jaya yang terbakar di Waingapu, Jumat (8/12/2017) sore. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Robert Ropo

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG  - Kapal motor (KM) Trans Jaya, bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (KDPDT) dan Transmigrasi RI kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur April tahun 2015 hangus terbakar, Jumat (8/12/2017), sekitar pukul 15.30 Wita.

Terbakarnya KM Trans Jaya tersebut menjadi tontonan ribuan warga yang datang ke lokasi.

Koordinator Pelabuhan Dermaga Feri Waingapu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumba Timur, Paul Foeh, ketika ditemui Pos Kupang di Pelabuhan Waingapu, Jumat (8/12/2017), mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wita.

Foeh mengatakan, kebakaran kapal tersebut awalnya ada anak-anak sekitar 2 sampai 6 orang mandi kemudian naik ke kapal tersebut dan mereka tarik suar sehingga sumber apinya dari situ.

"Jadi mereka naik di atas kapal, mereka tarik itu Suar, sehingga sumber apinya dari situ. Jadi pas tarik Suar itu, api keluar dan jatuh di tempat duduk spon dalam kapal itu, sehingga mulai terbakar sudah," kata Vian.

Baca: Petugas Bersihkan Puing-puing Kebakaran Pasar Gembrong

Rekomendasi Untuk Anda

Vian mengatakan, mungkin sekitar setengah jam terjadi kebakaran baru petugas tahu dari warga yang memancing di pelabuhan Feri dekat kapal dilabuhkan itu.

"Setelah petugas tahu sampai di lokasi melihat api sudah menghanguskan sebagian isi kapal," kata Vian.

Vian mengatakan, anak yang menarik suar itu juga mengakui seperti itu.

Setelah itu, Vian mengaku menelepon Kadis Perhubungan dan Kapospol untuk segera menghubungi pemadam kebakaran.

Vian mengatakan, sebelum mobil pemadam kebakaran datang, pihaknya bersama warga berusaha memadamkan api tersebut, namun tidak berhasil.

Untuk diketahui, kapal tersebut disediakan untuk trasportasi penghubung warga Salura sejak tahun 2015, namun hingga kini belum difungsikan.

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas