Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Video Pengemis Ini Jadi Viral! Bukannya Iba, Netizen Justru Geram Melihat Perbuatannya

Bukan karena mengundang iba, sebaliknya, perempuan itu justru membuat banyak netizen terkejut sekaligus geram.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahid Nurdin
zoom-in Video Pengemis Ini Jadi Viral! Bukannya Iba, Netizen Justru Geram Melihat Perbuatannya
FACEBOOK/Kolase
Pengemis 

@SangChoDockZ wahaha..jd inget main ke kost teman, pengemis bawa anak dikasih duit..agak jauhan anaknya nyeletuk "Mak, TV-nya gedean punya kita ya"..
Teman Gwa langsung bersumpah gak bakal ngasih pengemis lg

@nirwanrahardian Kalau tiap 5 menit dapat Rp 1.000, sejam dapet Rp 12.000, sehari kerja 10 jam dapet Rp 120.000, sebulan dapet Rp 3.600.000.

3 Jam Mengemis, Sebulan Raup Rp 25 Juta

Kehidupan pengemis yang mengundang iba terkadang tak seperti yang terlihat.

Fakta cukup mengejutkan adalah bahwa mereka bisa saja meraup uang yang bahkan lebih besar daripada si pemberi.

Tentu saja, orang yang ikhlas memberi tidak bisa disalahkan.

Namun alangkah lebih bijaksana jika pemberian itu tepat sasaran.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengingat pengemis saat ini tidak melulu muncul dari kalangan yang benar-benar miskin, melainkan hanya kedok.

Seperti pengemis asal Tangga Buntung Palembang, IS, BA, AI, JR, dan AD hanya butuh 3 jam mengemis setiap hari di Betung mengumpulkan uang hingga 25 juta sebulan.

Ini diketahui saat kelimanya diamankan Buser Polsek Betung, pada Selasa (21-02-2017) lalu.

Lima warga Tangga Buntung ini datang ke Banyuasin dengan membawa anak cacat, mereka berkeliling pasar, mendatangi toko-toko, rumah makan dan rumah warga menjual iba meminta sedekah.

“Kami mengemis mulai pukul 12 siang sampai pukul 3 sore. Hari ini dapat Rp 800 ribu, biasanya pernah dapat hampir satu jutaan,” kata AD salah satu pengemis seperti dilansir dari Tribratanews.com, Jumat (24/2/2017).

Dia melanjutkan, mereka baru melakoni mengemis dengan manfaatkan anak cacat ini sejak dua bulan terakhir.

“Biasanya kami beroperasi di Kambang Iwak Palembang, Pasar Pangkalan Balai dan Pasar Betung di Banyuasin,” katanya.

Namun, aksi mereka terhenti setelah mobil angkot jurusan Pakjo-Ampera BG 1034 EA yang mereka sewa untuk mengantar jemput mengemis di Pasar Betung dijaring petugas Polsek Betung.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas