Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bebas Bergerak Setelah Bayar Pajak Kendaraan

“Bebas Bergerak” juga merupakan salah satu campaign dari Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Jawa Barat.

Bebas Bergerak Setelah Bayar Pajak Kendaraan

TRIBUNNEWS.COM – Mengendarai kendaraan bermotor memang memudahkan mobilitas sehari-hari. Tapi jangan sampai melupakan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya. Rasa aman dan tenang akan tercipta ketika pemilik maupun pengguna kendaraan bermotor sudah membayar pajak kendaraannya.

Bebas bergerak kemana saja, tanpa takut di tilang.

“Bebas Bergerak” juga merupakan salah satu campaign dari Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Jawa Barat. Bebas bergerak di sini berarti kebebasan bergerak para pangguna kendaraan bermotor ketika sudah membayar pajaknya. Selain itu juga saat ini tim Pembina Samsat sudah memiliki banyak inovasi produk layanan yang memudahkan pengendara kendaraan bermotor dalam membayar pajak.

Dimanapun dan kapanpun wajib pajak bisa membayarkan pajaknya dengan inovasi produk layalan Bapenda, yaitu E-Samsat, Sipolin, T-Samsat, Samsat Outlet, Samsat Drive Thru, Samades, Samling (Samsat Keliling) dan Samdong (Samsat Gendong).

“Kemanapun anda pergi, kami siap melayani.” begitulah salah satu tagline Bebas Bergerak.

BAPENDA mengadakan Sosialisasi Bebas Bergerak guna memperkenalkan inovasi produk layanan dalam membayar pajak kendaraan bermotor ini. Sosialisasi Bebas Bergerak dilaksanakan untuk mengajak semua masyarakat Jawa Barat dalam membayar pajak agar mereka dapat bebas bergerak atau beraktivitas menggunakan kendaraan bermotor.

Sosialisasi Bebas Bergerak ini akan dilakukan di 10 kota se-Jawa Barat. Untuk di daerah Bogor, Depok, dan Bekasi dilakukan di setiap akhirpekan di tiap minggunya. Kemasan sosialisasi Bebas Bergerak mennyajikan “Bebas Bergerak Dance Competition”. Kompetisi ini akan dilaksanakan di pusat perbelanjaan di kota-kota tersebut, dimana masyarakatnya bisa mengikuti kompetisi dance menggunakan konsol game yang interaktif dengan biaya gratis.

Selain Bebas Bergerak Dance, aka nada juga Photobooth Competition, dimana peserta berfoto di booth yang sudah disediakan, kemudian meng-upload foto tersebut ke media sosial dengan caption semenarik mungkin. Tagar #BebasBergerak juga harus disertakan dalam caption.

Animo masyarakat di Bogor, Depok dan Bekasi begitu tinggi dalam mengikuti Sosialisasi Bebas Bergerak. Karena kota tersebut tercatat sebagai salah satu pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang terbesar di Jawa Barat. Karena itu banyak peserta Bebas Bergerak Dance Competition berlomba-lomba dalam meraih score tertinggi untuk mendapatkan 3 smartphone untuk 3 pemenang.

Selain kompetitisi, terdapat juga hiburan oleh dancer dan band. Masyarakat yang hadir juga mendapatkan hadiah hiburan atau doorprize ketika melakukan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui Samling atau Samdong saat event Sosialisasi Bebas Bergerak berlangsung. Akhirnya masyarakat bisa bebas bergerak kemana saja dan berkendara tanpa was-was.

Admin: Sponsored Content
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas