Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Tiga Bule Nekat Mendaki Gunung Agung hingga ke Puncak, Apa yang Mereka Lihat?

Tiga Warga Negara Asing (WNA) kembali nekat mendaki Gunung Agung hingga ke puncak, Kamis (28/12/2017) sekitar pukul 02.00 Wita.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Cerita Tiga Bule Nekat Mendaki Gunung Agung hingga ke Puncak, Apa yang Mereka Lihat?
Kolase Tribun Bali
Evgenii Klepikov dari Rusia, duduk di atas motornya saat dievakuasi petugas lantaran mendaki Gunung Agung, Kamis (28/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, AMLAPURA - Tiga Warga Negara Asing (WNA) kembali nekat mendaki Gunung Agung hingga ke puncak, Kamis (28/12/2017) sekitar pukul 02.00 Wita.

Mereka adalah Evgenii Klepikov dari Rusia, Martin Slisans (Latvia), serta Vorobiei Yevhan (Ukraina).

Ketiga WNA tersebut mendaki Gunung Agung dengan jalur yang berbeda.

Evgenii naik melalui jalur Pura Pasar Agung Sebudi, Desa Sebudi, Kecamatan Selat.

Sedangkan sisanya mendaki dari jalur Pura Pasar Agung Sibetan, Banjar Dinas Yeh Kori, Desa Adat Sibetan, Kecamatan Bebandem.

Motif mendaki berbeda-beda.

Masing-masing mengemukakan alasan dan misinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Menanti Langkah Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2019

Klepikov saat ditemui di Desa Sebudi mengaku mendaki Gunung Agung karena penasaran dengan pemberitaan di media sosial.

Pria yang senang berpetualang ini mengaku sengaja datang ke Bali untuk mendaki gunung tertinggi di Provinsi Bali.

Klepikov baru pertama kali datang ke Bali. Dia sampai di Bali 17 Desember, dan menginap di sekitar Pantai Amed, Kecamatan Abang.

Sebelum mendaki dia mengaku menghabiskan waktunya untuk diving. Dini hari kemarin langsung mendaki seorang diri tanpa guide.

Ketua Pasebaya, Gede Pawana, yang ikut serta evakuasi mengaku, saat mendaki Klepikov sempat khawatir dan takut dengan kondisi Gunung Agung yang terus mengalami erupsi.

Baca: Sebelum Menghembuskan Napas Terakhir, Vena Bisikkan Sebuah Nama Orang yang Membunuhnya

Tapi rasa takut dan khawatir kalah dengan niat besarnya untuk mendaki Giri Tohlangkir.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas