Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta-fakta Siswi SMA Bunuh Teman Sendiri, Pengakuan Saksi Bikin Merinding

Fakta-fakta yang terungkap dari dugaan pembunuhan di Pantai Ngliyep, Malang Selatan pada Jumat mengejutkan banyak orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Fakta-fakta Siswi SMA Bunuh Teman Sendiri, Pengakuan Saksi Bikin Merinding
Surya/Ahmad Amru Muiz
Jenazah Vs (16) saat dibawa ke RS Kanjuruhan, Kepanjen, Malang. Jumat (29/12/2017) siang dia ditemukan di hutan dekat pantai Ngliyep dengan tubuh penuh luka sayat dan bacok. 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Fakta-fakta yang terungkap dari dugaan pembunuhan di Pantai Ngliyep, Malang Selatan pada Jumat (29/12/2017) mengejutkan banyak orang.

Korban diketahui berinisial VS. Usianya masih 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA.

Korban ditemukan di hutan pantai Ngliyep atau 500 meter dari pintu masuk obyek wisata Pantai Ngliyep desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.

Baca: Fakta Pembunuhan Istri Pelaut Oleh Gigolo, Tersangka Kenal Korban Lewat Aplikasi Ini

Dia ditemukan dalam kondisi terluka parah dan sempat menjalani perawatan di RS Kanjuruhan Kepanjen Malang, Jumat (29/12) siang.

Berikut fakta-fakta di balik kejadian berdarah tersebut:

1. Pelakunya Teman Sendiri

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa saat setelah korban ditemukan, polisi menangkap tersangka pembunuhnya.

Yang mengejutkan, tersangka ternyata teman korban, Nd (16) asal kecamatan Kalipare.

"Pelakunya sudah ditangkap dan diamankan. Tetapi karena dia perempuan dan masih di bawah umur, maka penyidikan akan kami limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Malang," ujar Sardikan.

"Jadi untuk info lebih lanjut, sebaiknya langsung ke Polres," tambah dia.

2. Korban diajak ke Kafe

Ayah korban, Iswanto (45) di RS Kanjuruhan menjelaskan, anaknya tersebut pagi tadi dijemput temanya Nd.

Ketika ditanya, Nd bilang kalau korban akan diajak ke salah satu kafe. Setelah itu, siang harinya ia mendapat informasi kalau anaknya ditemukan terluka parah di hutan pantai Ngliyep.

Seketika itu, dirinya mendatangi lokasi ditemukan anaknya dan setelah memastikan kebenaran korban anaknya maka langsung dibawa ke RS Kanjuruhan.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas