Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Servasius Kiik Tewas Kestrum Tepat di Hari Ulangtahunnya

Korban berprofesi sebagai tukang ojek dan penjual kue ini tinggal bersama isteri dan kedua anaknya di kos-kosan di Kelurahan Beirafu

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Servasius Kiik Tewas Kestrum Tepat di Hari Ulangtahunnya
Net
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edy Bau

TRIBUNNEWS.COM,  ATAMBUA - Servasius Kiik (33), warga Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu ini tewas tersengat arus listrik, Senin (8/1/2018) pukul 16.00 Wita.

Servasius kesetrum di kamar mandi tempat kosnya.

Pria beristri dengan dua anak laki-laki yang masih kecil ini meninggal tepat di hari ulang tahunnya.

 Jenazah Servasius telah dibawa ke RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua.

Informasi yang dihimpun di ruang jenazah RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua, Senin malam menyebutkan, Servasius yang berprofesi sebagai tukang ojek dan penjual kue ini tinggal bersama isteri dan kedua anaknya di kos-kosan di Kelurahan Beirafu.

Sesaat sebelum kejadian naas itu, korban hendak mandi karena akan ke kampung mengikuti acara kedukaan keluarga.

Rekomendasi Untuk Anda

Diduga setelah mandi, korban hendak memutar balon lampu di kamar mandi untuk mematikan lampu sehingga saat itu langsung tersengat listrik.

Baca: Kemenpora Gelar Pertandingan Persahabatan Antar Negara di Lapangan SSB Bintang Timur Atambua

"Biasanya di kamar mandi kalau mau mandi harus putar balon listrik supaya nyala. Setelah mandi harus putar untuk padamkan. Mungkin saat itu tangannya basah dan hendak memutar balon sehingga langsung kena strum," kata salah satu tetangga kos korban.

Sumber itu menuturkan, mendengar panggilan korban, isterinya Eta Bui sempat berusaha menolong korban sehingga sempat terkena strum.

Beruntung tetangga kos lainnya datang dan mematikan meteran listrik sehingga isteri korban selamat.

"Padahal hari ini dia ulang tahun. Dia lahir tanggal 8 Januari 1985. Jadi genap 33 tahun," kata salah satu keluarga korban.

Keluarga korban dari Mandeu maupun dari Seon, Kabupaten Malaka berdatangan di ruang jenazah RSUD Mgr. Gabriel Manek.

Baca: Ibnu Tewas Kesentrum Saat Memegang Kabel Penjerat Babi Hutan yang Dibuatnya

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas