Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Petani Dibayar Rp 80 Ribu Per Hari untuk Bangun Proyek Irigasi

Semakin banyak uang beredar di masyarakat, sehingga diharapkan tingkat konsumsi, daya beli masyarakat desa semakin naik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Petani Dibayar Rp 80 Ribu Per Hari untuk Bangun Proyek Irigasi
TRIBUNNEWS.COM
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 

Laporan Wartawan Adiatmaputra Fajar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) sudah dimulai. Untuk Provinsi Jawa Barat, P3-TGAI dilaksanakan di 711 lokasi di 19 kabupaten melibatkan 15 orang per lokasi bekerja selama kurang lebih 50 hari.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut para petani yang bekerja tersebut dibayar dengan upah Rp 60 ribu per hari untuk asisten tukang.

Sedangkan untuk tukangnya mendapat Rp 80 ribu per hari sesuai dengan standar upah lokal di daerah tersebut.

"Untuk di Tasikmalaya dan daerah Jawa Barat lainnya, upah tersebut dibayarkan setiap pekan yakni pada hari Kamis," kata Basuki, Rabu (17/1/2018).

Menteri Basuki menjelaskan alokasi dana P3-TGAI di Jawa Barat Rp 160 miliar.

Baca: Sistem Tiket Baru GBK Pakai Barcode, Basuki : Gak Bakal Jebol

Rekomendasi Untuk Anda

Basuki yakin program ini bisa mensejahterakan masyarakat pertanian di desa-desa.

"Semakin banyak uang beredar di masyarakat, sehingga diharapkan tingkat konsumsi, daya beli masyarakat desa semakin naik," ungkap Basuki

Basuki menambahkan di seluruh Indonesia ada 5.000 lokasi untuk P3-TGAI dengan anggaran Rp 1,12 triliun. Sekitar 15 persen mengambil lokasi di Jawa Barat.

"Menyerap tenaga kerja sekitar 500 ribu orang, yang bekerja selama 50 hari," kata Menteri Basuki.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas