Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tambak Terluas di Indonesia, Tapi Produksi Udang di Kaltara Masih Minim

Letak masalahnya ada pada luas setiap petak tambak serta cara budidaya yang masih sederhana

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Tambak Terluas di Indonesia, Tapi Produksi Udang di Kaltara Masih Minim
Tribun Kaltim/Muhammad Arfan
Areal tambak di pesisisr Kabupaten Bulungan diabadikan beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Luas tambak di Kalimantan Utara merupakan yang terluas di Indonesia yaitu 149.958 hektare. Tambak itu umumnya tersebar di tiga daerah yaitu Bulungan, Tana Tidung, dan Nunukan.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara mencatat, luas tambak di Kabupaten Bulungan mencapai 27.113,84 hektare.

Dari jumlah itu terdapat sebanyak 8.426,97 hektare di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), dan seluas 18.686,87 hektare di kawasan Hutan Produksi (HP).

Kemudian di Tana Tidung luas tambaknya mencapai 6.483,53 hektare yang terdiri dari 4.353,79 hektare di kawasan APL dan 2.129,73 haktare di kawasan HP.

"Di Nunukan ada 169,24 hektare, itu semuanya ada di kawasan hutan produksi juga. Ini pekerjaan kita untuk melegalisasi areal tambak. Artinya perlu disertifikatkan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara, Jumat (26/1/2018).

Walau memiliki tambak yang luas, Kalimantan Utara belum mampu mencatatkan produksi hasil tambak yang sangat melimpah, utamanya udang.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekitar 112 ribu hektare tambak yang diisi udang, rata-rata hanya bisa memproduksi 50 kilogram sampai 60 kilogram per hektar udang.

Baca: Kaltara Targetkan Dalam Empat Tahun Lahan Tambak Tersertifikasi 100 Persen, Prioritas APL

Padahal kata Amir produksi udang bisa dimaksimalkan sampai 500 kilogram per hektare.

Letak masalahnya ada pada luas setiap petak tambak. Lalu cara budidaya yang masih sederhana.

Amir mengatakan, secara ideal luas setiap petak tambak hanya 2 sampai 3 hektare.

Sedang petambak di Kalimantan Utara masih banyak yang membuat satu petaknya seluas puluhan hektar.

"Itu mempengaruhi kuantitas hasil panen," katanya.

Petambak juga belum menerapkan kolam penampungan air untuk mengatur kadar keasinan air di tambak utama.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas