Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aneh, Saat Mantra Dibaca, Pistol Begal Sadis Itu Gagal Menyalak

Budi gagal beraksi setelah dibacakan mantra oleh korbannya berinisial A saat membegal di seputaran tempat tinggalnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Aneh, Saat Mantra Dibaca, Pistol Begal Sadis Itu Gagal Menyalak
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolsek Kertapati, AKP Iputu Suryawan ditemani Kanit Ipda Denny Irawan ketika mengelar tersangka begal, Kamis (8/2/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG -- Kawanan pelaku begal ketika melakukan aksinya tak selalu mulus.

Seperti dialami tersangka Budi Irawan (25) warga Jalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang ini.

Budi gagal beraksi setelah dibacakan mantra oleh korbannya berinisial A saat membegal di seputaran tempat tinggalnya.

Senjata api rakitan (senpira) yang dibawa rekannya ED ternyata tidak meletus ketika ditembakkan kearah korban.

Baca: Memprihatinkan, Catatan Merah Siswa Penganiaya Guru Hingga Akhirnya Tewas

" Sudah dua kali ini pak kami beraksi. Yang kedua ini gagal, pistol yang ditembakkan ED (rekan saya-red) kearah korban tidak meledak, karena dibacakan mantra oleh korban,” ungkap Budi saat gelar perkara dan barang bukti di Polsek Kertapati Palembang, Kamis (8/2/2018) .

Karena tak meledak, Lanjut Budi, dirinya bersama ED langsung kabur melarikan diri.

Rekomendasi Untuk Anda

“Karena takut, kami lari pak meninggalkan korban.

Jadi, malam itu kami gagal membawa kabur motor Honda Beat korban,”kata Budi.

Alhasil usai beraksi, Budi pun ditagkap buser Polsek Kertapati Palembang.

Tersangka ditangkap berkat laporan Ruri Afsadi (22) warga Jalan Mayor Zen, Lorong Segaran, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Tersangka membegal Ruri ketika melintas di tempat yang sama, Senin 28 Agustus 2017, sekitar pukul 20.00. Dimana saat itu, korban hendak pergi bekerja di PT SLI dihadang kedua pelaku dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau.

“Saat korban melintas depan kami, langsung dikejar dan menghadangnya.

Teman saya ED mengeluarkan sajam serta ditodongkan kearah perut dia.

Korban pun lari meninggalkan motornya dan langsung kami ambil,”
katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas