Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Irwan dan Nuraidah Rela Jual Tanah Warisan Demi Sang Bayi yang Mengidap Kelainan Jantung

Anak pasangan Irwan (41) dan Nuraidah (38) yang baru berusia dua bulan ini mengidap kelainan jantung dan susah bernafas sejak memasuki usia 1,5 bulan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Irwan dan Nuraidah Rela Jual Tanah Warisan Demi Sang Bayi yang Mengidap Kelainan Jantung
Tribun Medan/Array A Argus
Nuraidah tengah mengecek kondisi anaknya yang mengidap kelainan jantung dan infeksi paru di ruang PICU RS Bunda Thamrin, Jumat (9/2/2018). Pihak keluarga berharap uluran tangan dari berbagai pihak. TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Salwa Nurhafiza sudah 20 hari dirawat di ruang PICU Rumah Sakit Bunda Thamrin.

Anak pasangan Irwan (41) dan Nuraidah (38) yang baru berusia dua bulan ini mengidap kelainan jantung dan susah bernafas sejak memasuki usia 1,5 bulan.

Di RS Bunda Thamrin, Tribun Medan sempat bertemu dengan Irwan, ayah Salwa.

Irwan yang mengenakan kaus lusuh wajahnya tampak kuyu.

Ia duduk termangu di kursi besi yang ada di Instalasi Bedah Sentral.

Ketika diajak berbincang, Irwan menyebut penyakit anaknya timbul ketika meminum susu kotak formula.

Rekomendasi Untuk Anda

"Waktu usia 1,5 bulan, air susu ibunya tidak ada. Jadi kami berikan susu formula biasa," katanya mengusap-usap dahi, Jumat (9/2/2018).

Baca: Disebut Tolak Uang e-KTP karena Jumlahnya Kurang Besar, Ganjar Tantang Hakim

Semula, tidak ada gejala aneh pada diri Salwa. Namu entah bagaimana, saat kembali meminum susu, Salwa tersedak.

"Ketika tersedak itu, sekujur tubuhnya membiru. Anak saya kejang-kejang," kata Irwan.

Panik, Irwan membawa anaknya ke puskesmas.

Karena di puskesmas tak ada peralatan lengkap, bayi malang itu dirujuk ke RS Tanjung Gading.

"Setelah dirawat di sana, anak saya dirujuk ke RS Kumpulan Pane Tebingtinggi. Satu malam di sana, anak saya dirujuk ke RS Bunda Thamrin ini," kata warga Desa Durian, Dusun Utama/Tanah Lapang, Kecamatan Merdang Deras, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara ini.

Saat berada di RS Kumpulan Pane, Irwan dan keluarganya sempat kecewa.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas